We are all unique individuals. Kita memiliki anggota tubuh, penampilan, dan pikiran yang berbeda dengan orang lain. So be your self !!!

Thursday, June 23, 2011

"JAMINAN ASURANSI"

Bila Anda praktisi atau nasabah asuransi, baik jiwa maupun umum, mungkin (baca "mestinya") pernah membaca dan memahami polis-polis yang Anda jual.

Walaupun polis tersebut memiliki banyak pasal, sesungguhnya polis itu mudah untuk dipahami karena tersusun secara teratur.

Secara umum polis terdiri dari:
- Skedul (Schedule)
- Definisi (Definitions)
- Kondisi Umum (General Conditions)
- Pengecualian Umum (General Exclusions)
- Jaminan (Coverage)
- Pengecualian Khusus (Special Exclusions)

-----

Lalu walaupun jumlah dan jenis polis asuransi yang beredar sangat banyak, namun mereka itu dapat digolongkan hanya dalam 2 kategori, yaitu:
1. All Risks Policy (polis segala risiko)
2. Named Perils Policy (polis yang menyebutkan jaminan)

Ke 2 jenis polis diatas dapat dikenali dari 2 hal:
- Dari namanya "All Risks", seperti Property All Risks, Contractors All Risks, Moveable All Risks, Erection All Risks. Ada juga polis yang tidak mengenakan "All Risks", tapi jaminannya All Risks seperti Electronic Equipment Insurance, Personal Accident Insurance, Health Insurance, Life Insurance, Heavy Equipment Insurance, Marine Cargo Insurance ICC "A".
- Dari ruang lingkup jaminan yang dapat dibaca pada "Scope of Coverage". Walau orang sering menyebut jaminan komprehensif asuransi mobil dengan "all riksk", sesungguhnya jaminannya adalah "Named Perils" karena risiko2 yg dijamin disebut 1 per 1. Polis kebakaran juga termasuk golongan "Named Perils".

Setelah kita sudah dapat memahami 1 polis itu masuk dalam golongan mana, maka langkah selanjutnya adalah dengan memfokuskan materi.

Bila polis itu jenisnya "All Risks" maka kita hanya fokus pada pengecualian, baik umum maupun khusus. Sepanjang tidak dicantumkan dalam pengecualian, dan memenuhi unsur "sudden, accidental dan physical damage" (PAR), maka musibah tsb dijamin dalam polis. Asuransi wajib bayar (setelah nasabah melakukan kewajibannya).

Bila polis tsb berjenis "Named Perils Policy", maka kita hanya fokus pada jaminan yang disebut 1 per 1. Saat terjadi musibah, dan tidak tertera dalam list jaminan, maka klaim ditolak (walau tidak ada dalam daftar pengecualian).

-----

Sebagai seorang penjual, kita harus mampu menguasai polis2 yang kita jual dan menjelaskannya kepada calon nasabah dengan benar mempergunakan contoh polis (yang dijual).

Jangan membiarkan nasabah membaca sendiri dan berusaha memahami polis yang tebal dan memiliki banyak pasal yang berbahasa hukum.

Sungguh saya prihatin kepada "nasib" nasabah asuransi, yang diberikan (dibiarkan) kesempatan dalam "Grace Period" untuk membaca dan memahami polis sendiri.
Alhasil mereka terima polis, mereka taruh dalam laci meja atau lemari.

Saran saya kepada nasabah:
1. Mintalah penjelasan dari penjual dengan memakai contoh polis yang akan Anda beli (ilustrasi dan proposal sangat kurang, dan itu bukan bagian dari kontrak).
2. Bila Anda sudah terlanjur beli, panggil kembali penjual. Minta mereka menjelaskan jaminan dan pengecualian serta prosedur klaim atas polis2 yang telah Anda beli.

Pahami polis sebelum terjadi klaim, agar Anda bisa memastikan "Apakah polis itu memang jawaban kebutuhan Anda?!"

-----

Demikian sharing saya, semoga bermanfaat.


Salam,
Freddy Pieloor
www.PialangAsuransi.com
"Be Insured Securely"

Wednesday, June 22, 2011

Agnihotra Dalam Nyala Sebatang Dupa

Mengamati fenomena semakin maraknya kegiatan Upacara Agnihotra (Homa Yadnya) dibeberapa tempat di Indonesia khususnya di Bali, maka pada suatu kesempatan menghadap seorang Pandita, penulis menanyakan apa sebenarnya makna hakiki dari Agnihotra ini. Pandita menjawab dengan singkat tetapi jelas, bahwa "Ketika menghidupkan sebatang dupa untuk sembahyang maka itu adalah Agnihotra".
 
Penulis tercenung sejenak tetapi kemudian tersadar dengan suatu pemahaman yang terang benderang, bahwa Inti dari Yadnya Agnihotra adalah pemujaan kepada Dewa Agni dan dalam nyala sebatang dupa yang kita haturkan sesungguhnya kita sudah melakukan Agnihotra. Lalu kenapa sekarang ini masih muncul perdebatan seputar pelaksanaan Yadnya Agnihotra ini ? Itu karena kebiasaan kita hanya melihat pada kulitnya saja yaitu ritualnya tidak menyatukan diri pada makna utama dari yadnya ini yaitu persembahan kepada Dewa Agni.
 
Jika dengan sebatang dupa kita sudah melaksanakan Agnihotra maka haruskah mengikuti Yadnya ini seperti yang biasa dilakukan di India ? Lalu apakah kita larang saudara kita dari India atau orang Bali yang belajar di India, untuk melaksanakan Yadnya Agnihotra ini ? Tentunya tidak !!, masalah sembahyang seperti halnya keyakinan beragama adalah masalah pribadi dan bersifat hak asasi yang tidak perlu dilarang, asalkan tidak mengganggu ketentraman orang lain. Untuk itu sebelum kita terlanjur menghakimi fihak lain salah atau benar, maka alangkah baiknya dipahami dulu apa itu Agnihotra.
 
AGNIHOTRA adalah upacara yadnya untuk memuja Hyang Widhi dalam manifestasinya sebagai Dewa Agni, dan merupakan maha yadnya, multifungsi, efisien, serta effektif. Sumber-sumber upacara Agnihotra bisa dijumpai pada kitab-kitab Ithihasa, Purana (Kekawin Ramayana) dan beberapa upanisad seperti: Swetha Swatara Upanisad, Maitri Upanisad, Prasna Upanisad, dan Sri Isopanisad. Didalam kitab suci Reg Weda, Sama Weda, Yayur Weda, Atharwa Weda, puja-puja terhadap Dewa-Dewa sangat banyak tetapi yang dominan adalah puja-puja kepada Dewa Agni. Dewa Agni, dalam bentuk material api dalam kehidupan manusia memiliki tujuh fungsi sebagai berikut :
 
1. Sebagai penerang
2. Sebagai pencuci dan pembasmi kekotoran
3. Sebagai pengusir roh jahat
4. Sebagai penghubung pemuja dan yang dipuja
5. Sebagai saksi upacara
6. Sebagai pendeta pemimpin upacara
7. Sebagai sumber kekuatan atau energi.
 
Atharwa Weda XXVIII.6, menyatakan : Yatra suharda, sukrtam Agnihotra hutam yatra lokah tam lokam yamniyabhisambhuva sano himsit purusram pasumsca. (Dimana mereka yang hatinya mulia bertempat tinggal, orang yang pikirannya damai dan mereka yang mempersembahkan dan melaksanakan Agnihotra, disana majelis (pimpinan masyarakat) bekerja dengan baik, memelihara masyarakat, tidak menyakiti mereka dan binatang ternaknya.)
 
Dengan demikian sesungguhnya Yadnya Agnihotra mempunyai landasan sastra yang jelas sehingga tidak perlu membuat kita ragu lagi. Yang perlu dibicarakan dengan bijaksana adalah aplikasinya dalam keseharian masyarakat khususnya di Bali yang sangat kuat adatnya jangan sampai umat pada tataran awam menjadi menolak Agnihotra ini hanya karena melihat ritualnya yang sangat berbeda dengan kebiasaan upacara yadnya di Bali (Ke-Indiaan).
 
Penolakan ini tidak hanya pada tataran masyarakat awam tetapi ada juga Pandita yang tidak sependapat walaupun tidak prontal seperti dengan tidak mengijinkan dilaksanakan di utama mandala (Jeroan Pura). Berbicara sebuah ritual sebenarnya juga berbicara masalah adat dimana adat ini adalah kebiasaan masyarakat dan bersifat tidak kekal (dinamis) sehingga mau tidak mau akan menyesuaikan dengan perkembangan jaman. Walaupun demikian memadukan adat yang berbeda (India dan Indonesia/Bali) seperti dalam aplikasi Yadnya Agnihotra dengan tradisi India yang dilaksanakan di Bali, maka perlu kesadaran, bahwa hal itu akan dapat menimbulkan pertentangan, maka tindakan yang bijak adalah tidak ekstreem dengan serta merta (100%) membawa tata cara India ke Bali tetapi yang terbaik adalah menyesuaikan dengan local genius tanpa menghilangkan maknanya. Ada "Hotri" (pemimpin Yadnya Agnihotra) yang sudah dapat melakukannya dengan baik sehingga saat mengikuti Agnihotra, maka perpaduan India dan Bali sangat baik sehingga hampir menyerupai Puja Stawa Pemangku tetapi tetap terasa bedanya.
 
Disisi lain ada yang menurut penulis tidak berhasil menyatukan hal ini khususnya adaptasi nyanyian-nyayian daerah seperti "Janger" yang sangat tidak cocok dengan kekhusukan yadnya. Hal lain adalah cara duduk apakah harus melingkar khususnya ketika dilaksanakan didalam Pura, karena kebiasaan kita di Bali (Indonesia) adalah menghadap ke Pelinggih sehingga tidak membelakangi Pelinggih. Juga kebiasaan menghadap ke Matahari atau gunung. Lalu sarana yadnya, apakah tidak bisa dari lokal karena kita dididik oleh leluhur untuk mengambil sarana sembahyang dari lingkungan kita, seperti kita dibiasakan untuk menanam kembang, pohon janur, dll yang nantinya akan kita persembahkan kembali kepada Hyang Widhi, nah kalau untuk Agnihotra kemudian kita harus import bahan-bahan dari India apakah hal itu benar ? dan banyak hal yang akan berbeda penafsiran bagi setiap orang, bagi setiap kepala.
 
Jika demikian, berpalinglah sejenak pada "sebatang dupa" karena didalamnya memancar kekuatan Dewa Agni dalam tujuh bentuk yang agung salah satunya sebagai "Penerang" semoga dalam nyala sebatang dupa kita lebih memahami hakekat Agnihotra yang sejati dan tidak memperdebatkan bhakti kepada Beliau ini hanya karena ritualnya berbeda, caranya berbeda, bahannya berbeda, tetapi menyatukan diri dalam sebuah BHAKTI apapun bentuknya.
 
 
Penulis,
 
Nyoman Sukadana
Karanganyar-Solo-Jawa Tengah
 

Wednesday, June 15, 2011

kunci mencapai sukses

Ambillah satu ide,
Jadikan ide tersebut hidupmu,
Pikirkan tentang itu,
Bermimpilah tentang itu,
Hiduplah dengan ide itu.
 
Biarkanlah otak, otot, saraf setiap bagian dari tubuh anda,
terpenuhi dengan ide tersebut dan tinggalkan bentuk ide lainnya
 
Inilah kunci mencapai sukses
 
Swami Vivekananda
 

Tuesday, June 14, 2011

Motto of the Baltimore Grotto, A Caving Society

1. Take nothing but picture
 
Tidak mengambil sesuatu,  tapi hanya untuk dinikmati keindahann atau abadikan dalam foto, itu terjemahan murninya. Namun dibalik terjemahan murni itu ada makna atau pesan moral yang ingin disampaikan misalnya jika berwisata ke goa, janganlah dirusak dgn mematahkan staglagnit dan staglagtitnya, biarlah semua itu keberadaan seperti sedia kala atau alami. abadikan keindahan itu dalam pikiran atau dalam bentuk foto, misalnya. jangan sekali-kali mengganggu atau merusaknya.
 
2. Leave nothing but footprint
 
Tidak perlu meninggalkan apa2, tapi tinggalkanlah jejak. Makna pesan moralnya kira2 jika berkunjung ke goa2 tidak perlu meninggalkan sesuatu disana yang akan merusak keasrian goa, demikian juga bila berkunjung ketempat-tempat indah lainnya. Untuk menjaga keasrian itu, sebaiknya tinggalkanlah jejak anda sebagai kenangan indah bahwa anda sudah pernah kesana. Pepatah mengatakan "harimau mati meninggalkan belangnya, gajah mati meninggalkan gadingnya".
 
3. Kill nothing but time
 
Tidak membunuh apa2, tapi gunakanlah/habiskanlah waktu anda. "kill time' itu adalah menggunakan waktu senggang atau luang sebaik mungkin. Dalam melakukan sesuatu mereka tidak merusak, tapi benar menghabiskan waktu sesuai dengan peruntukannya. Seperti misalnya mengunjungi goa, mereka benar2 menggunakan waktunya untuk itu, bukan untuk yang lainnya. Pencinta wisata alam dia akan mengungjungi alam.
 
From mix sources (HDnet)

Monday, June 6, 2011

Pengertian Yoga

Thursday, 03 March 2011 09:18 | Written by Aries
 
Yoga adalah Yoga, bukanlah sesuatu yang berhubungan dengan agama atau
kepercayaan tertentu. Yoga merupakan suatu tehnik spiritual yang lebih tua dari
agama apa pun juga di dunia, termasuk agama Hindu, agama tertua dalam catatan
sejarah manusia.
 
Agama Hindu adalah agama yang berdasarkan kitab suci Veda. Sementara kitab Veda
pertama kali digubah sekitar tahun 5000 SM, pada saat masuknya bangsa Arya ke
India. Sementara Yoga sudah dikenal oleh masyarakat India jauh sebelum datangnya
bangsa Arya. Para Yogi (praktisi yoga) sudah terdapat di India jauh sebelum
jaman Veda. Sampai saat ini, praktisi yoga tidak hanya pemeluk Hindu saja, namun
dari berbagai agama dan kepercayaan. Bahkan dalam beberapa literatur, disebutkan
beberapa nabi dan orang-orang suci pun juga menjadi praktisi yoga, seperti Yesus
dan nabi-nabi lain yang sulit disebutkan di sini. Yoga adalah milik dunia, milik
semua insan yang ingin menjalani kehidupan spiritual. Tanpa ada ikatan agama
maupun tradisi. Sebagaimana sinar matahari, semua insan berhak berjemur
dibawahnya.
 
Namun harus diakui, bahwa Yoga yang diketahui sekarang merupakan warisan dari
khazanah budaya India. Maka istilah-istilah dalam Yoga mempunyai banyak kesamaan
dengan istilah-istilah dalam agama Hindu, karena keduanya sama-sama lahir dalam
tradisi kebudayaan India. Oleh karenanya, bila ingin mendalami Yoga, harus tidak
keberatan menerima istilah-istilah India. Sebagaimana kita tidak pernah
keberatan menggunakan istilah-istilah Latin, bila belajar ilmu kedokteran.
Menggunakan istilah-istilah Jepang dalam belajar Karate dan istilah-istilah Cina
dalam belajar Kungfu. Atau, mempelajari buku-buku bahasa Inggris untuk mendalami
ilmu Ekonomi.
 
Yoga berasal dari suku kata yuj, dalam bahasa Sansekerta berarti "menghubungkan"
atau "mempersatukan". Secara kebetulan, kata ini semakna dengan sholat yang
berasal dari kata washola, dalam bahasa Arab yang juga berarti "menghubungkan"
atau "mempersatukan". Untuk menyatukan diri dengan Tuhan kalangan muslim
melakukan sholat, berupa doa-doa dan gerakan-gerakan tertentu. Dalam Yoga,
doa-doa disebut mantra yoga dan gerakan-gerakan disebut hatha yoga. Tujuan
sholat adalah untuk berzikir – mengingat Allah. (QS 20:14). Hasilnya adalah
tercegahnya perbuatan keji dan mungkar. Dan ritual ini (sholat) dipandang oleh
Tuhan sebagai ritual yang lebih besar manfaatnya daripada ritual lainnya. (QS
29:45). Jika anda setuju, maka Yoga merupakan ritual yang besar manfaatnya.
Yoga menyelaraskan tubuh fisik, pikiran dan jiwa. Pada tubuh fisik, yoga memberi
efek kesehatan, keseimbangan, kekuatan dan vitalitas. Pada pikiran, yoga
meningkatkan daya ingat, konsentrasi, menajamkan tingkat intelektual,
menyeimbangkan emosi sehingga membuat hidup lebih kaya dan bahagia. Pada jiwa,
yoga membawa kesadaran, kebebasan dan pencerahan.
 
Bila kita mengenal Karate atau Kungfu sebagai sebagai suatu tehnik untuk membela
diri, maka Yoga merupakan suatu tehnik untuk mengenal diri. "Siapa yang mengenal
dirinya, maka dia mengenal Tuhannya". Perlu ditegaskan lagi, bahwa Yoga adalah
suatu sadhana (latihan yang bersifat spiritual). Yoga tidak sekedar senam atau
latihan kanuragan. Ini perlu dijelaskan karena bagi masyarakat Indonesia, yoga
seringkali disalahartikan sebagai "akrobat" atau semacam "praktek-praktek
klenik", dan lain sebagainya.
 
Sebagaimana ilmu bela diri, berlatih Yoga juga memerlukan disiplin yang keras.
Tidak ada dispensasi untuk memperpendek jalan. Namun, berlatih Yoga tidak ada
istilah terlambat untuk dimulai. Apakah seorang anak – orang tua, wanita – pria,
cacat – sehat, terpelajar – buta huruf,  dengan kesungguhan hati semuanya dapat
berlatih Yoga.

Saturday, June 4, 2011

Merapatkan Vagina

Berikut beberapa cara yang dapat dilakukan untuk merapatkan vagina yang longgar :
 
1. Latihan Kegel
 
Latihan vagina terkenal yang dapat membantu memperkuat otot-otot vagina adalah
latihan Kegel. Senam kegel berguna untuk melatih otot dasar panggul atau disebut
dengan pubococcygeus (PC). Otot-otot yang bergerak adalah organ dalam panggul
yaitu rahim, kantong kemih, dan usus.
 
Teknik senam Kegel yang mudah dilakukan caranya adalah kontraksikan otot seperti
menahan kencing untuk awalnya selama 5 detik, kemudian kendurkan. Terus ulangi
latihan tersebut setidaknya lima kali berturut-turut dengan meningkatkan lama waktu
menahan kencing 15-20 detik.
 
Latihan ini tergolong mudah karena bisa dilakukan kapan saja dan hanya
membutuhkan waktu beberapa menit. Latihan bisa dilakukan di kursi kerja, sambil
duduk, sambil berjalan, sambil berdiri, atau berbaring.
 
Latihan ini tidak hanya membantu memulihkan elastisitas vagina, tetapi juga
meningkatkan aliran darah ke daerah vagina. Hal ini sangat efektif dalam
meningkatkan libido pada wanita. Bukan hanya ini, juga dapat mempercepat
membangkitkan dan meningkatkan respons terhadap rangsangan seksual.
 
2. Gel vagina berbahan alami
 
Gel pelumas vagina dengan bahan alami yang mengandung ekstrak ginseng,
oak, Hamamelis atau ekstrak tanaman Pureria Mirifica. Tanaman Pureria
Mirifica yang kaya akan fitoestrogen tidak hanya memastikan pengetatan
vagina, tetapi juga merupakan anti-aging yang cukup baik.
 
3. 'Kerucut vagina' (vaginal cone)
 
Obat lain yang menggunakan otot untuk mengencangkan vagina adalah
vaginal cone. Vaginal cone berbentuk seperti tampon dengan berat yang bervariasi.
Cara menggunakan adalah dengan memasukkan kerucut kecil ke dalam vagina
dan meremasnya dengan menggunakan otot-otot vagina. Lakukan ini beberapa
kali sehari sedikitnya 15 menit. Metode ini perlahan-lahan akan membantu
mengencangkan otot vagina.

Thursday, June 2, 2011

Bunga Flat (Menetap) dan Bunga Efektif (Menurun)

Pada kesempatan ini saya hendak membahas mengenai cara
perhitungan bunga hutang. Misalkan Bapak ditawarkan
hutang dengan tingkat suku bunga 6% per tahun, pertanyaannya
adalah apakah bunga ini murah atau mahal?

Hanya dari informasi diatas saja, kita tidak dapat menjawab
pertanyaan di atas. Terlebih dahulu kita mesti bertanya dahulu
bagaimana cara perhitungan bunganya? Apakah suku bunga tersebut
adalah bunga flat? Atau bunga efektif? Apabila ternyata suku bunga
adalah 6% flat, artinya bunga tersebut MAHAL. Sedangkan kalau
ternyata suku bunga tersebut adalah 6% efektif, maka artinya bunga
tersebut murah.

Apa yang dimaksud bunga flat? Dan apa yang dimaksud dengan
bunga efektif? Mari kita bahas satu per satu.

1. BUNGA FLAT

Cara perhitungan bunga flat adalah cara yang paling gampang,
oleh karena itu banyak digunakan di berbagai instansi keuangan.
Sayangnya cara perhitungan seperti ini sangatlah merugikan
peminjam uang. Mengapa? Karena bunga dihitung secara rata dari
nilai total hutang, tanpa peduli terhadap nilai pokok hutang
yang telah dibayarkan. Nantinya kita akan dapat melihat hal
ini dari ilustrasi hutang.

Sebagai contoh kasus, misalkan kita hendak meminjam uang dari
bank untuk membeli mobil (KKB). Nilai hutang yang hendak kita
pinjam adalah Rp. 120.000.000 dengan tingkat suku bunga 6% flat
dan tenor 2 tahun.

Cara perhitungannya gampang. Total bunga yang harus kita bayar
adalah 6% dikalikan jangka waktu 2 tahun dan dikalikan
dengan nilai hutang Rp. 120.000.000. Total bunga adalah
= Rp. 120.000.000 * 6% * 2
= Rp. 14.400.000.

Total bunga ini ditambahkan dengan nilai hutang akan menjadi
total angsuran yang harus kita bayar, yaitu :
  = Rp. 120.000.000 + Rp. 14.400.000
  = Rp. 134.400.000
 
Total angsuran ini tinggal kita bagikan ke jumlah periode
pembayaran. Karena kita mengangsur hutang secara bulanan,
artinya periode pembayaran adalah 2 x 12 = 24 kali. Maka
nilai angsuran per bulannya adalah :
  = Rp. 134.400.000 / 24
  = Rp. 5.600.000
 
Tabel ilustrasi bunga flat dapat dilihat di bawah ini:

-----------------------------------------------------------
|Per | Pokok Hutang |  Bunga  | Angsuran  |  Sisa Hutang  |
-----------------------------------------------------------
|  0 |              |         |           |   120.000.000 |
|  1 |  120.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |   115.000.000 |
|  2 |  115.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |   110.000.000 |
|  3 |  110.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |   105.000.000 |
|  4 |  105.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |   100.000.000 |
|  5 |  100.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |    95.000.000 |
|  6 |   95.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |    90.000.000 |
|  7 |   90.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |    85.000.000 |
|  8 |   85.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |    80.000.000 |
|  9 |   80.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |    75.000.000 |
| 10 |   75.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |    70.000.000 |
| 11 |   70.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |    65.000.000 |
| 12 |   65.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |    60.000.000 |
| 13 |   60.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |    55.000.000 |
| 14 |   55.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |    50.000.000 |
| 15 |   50.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |    45.000.000 |
| 16 |   45.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |    40.000.000 |
| 17 |   40.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |    35.000.000 |
| 18 |   35.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |    30.000.000 |
| 19 |   30.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |    25.000.000 |
| 20 |   25.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |    20.000.000 |
| 21 |   20.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |    15.000.000 |
| 22 |   15.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |    10.000.000 |
| 23 |   10.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |     5.000.000 |
| 24 |    5.000.000 | 600.000 | 5.600.000 |         LUNAS |
-----------------------------------------------------------
 
Dari tabel ilustrasi diatas kita dapat melihat bahwa bunga
yang dibayarkan setiap bulannya selalu bernilai Rp. 600.000.
Oleh karena itulah cara perhitungan ini disebut bunga flat,
karena nilai bunganya selalu rata.

Kembali ke pernyataan saya pada penjelasan awal bunga flat,
mengapa cara perhitungan bunga flat merugikan peminjam uang?
Jawabannya bisa dilihat dari tabel ilustrasi diatas.

Setiap bulannya peminjam uang harus membayar angsuran sebesar
Rp. 5.600.000. Angsuran ini terdiri dari bunga sebesar
Rp. 600.000 dan angsuran pokok sebesar Rp. 5.000.000.
Dengan membayar angsuran pokok berarti nilai pokok dari hutang
tersebut berkurang sebanyak Rp. 5.000.000 setiap bulannya.

Sayangnya pengurangan nilai pokok hutang tidak disertai dengan
pengurangan nilai bunga. Tentunya hal ini akan merugikan
peminjam uang di periode-periode berikutnya. Kita dapat
perhatikan di dalam tabel bahwa setelah mengangsur setahun,
nilai pokok hutang tinggal Rp. 60.000.000 (periode 13).Namun
nilai bunganya tetap Rp. 600.000. Bila kita bandingkan
nilai pokok pokok hutang terhadap nilai bunga, maka tingkat
suku bunganya menjadi:
  = Rp. 600.000 / Rp. 60.000.000
  = 10%
 
Loh, kok tingkat suku bunganya menjadi 10%? Padahal tadi
katanya hanya 6%? Nah, perhitungan 6% itu adalah dihitung
dari nilai total hutangnya yaitu Rp. 120.000.000. Tidak
pedulu berapapun sisa hutang kita. Jadinya kalau sisa
hutang kita tinggal sedikit, kita akan rugi sekali karena
tingkat suku bunganya menjadi tinggi.

2. BUNGA EFEKTIF

Cara perhitungan bunga efektif lebih fair baik bagi pihak
bank maupun bagi pihak peminjam uang. Dengan menggunakan
cara perhitungan ini, maka bunga dihitung dari nilai pokok
hutang, bukan dari nilai total pinjaman, sehingga nilai
bunga semakin lama akan semakin berkurang seiring dengan
pembayaran untuk pokok hutang.

Sebagai contoh kasus, misalkan kita hendak meminjam uang dari
bank untuk membeli mobil (KKB). Nilai hutang yang hendak kita
pinjam adalah Rp. 120.000.000 dengan tingkat suku bunga 11% efektif
dan tenor 2 tahun.

Perhatikan bahwa dalam contoh kasus kedua, nilai total hutang
dan tenor adalah sama dengan kasus pertama. Tingkat suku bunganya
berbeda hampir dua kali lipat. Pada kasus pertama kita tingkat
suku bunga adalah 6% flat, sedangkan pada kasus kedua tingkat
suku bunga adalah 11% efektif.

Cara perhitungan nilai angsuran untuk bunga efektif terlalu
sukar untuk dijelaskan disini. Apabila kita menggunakan rumus
PMT pada Excel, seperti yang saya ajarkan dalam ebook "Tips
dan Trik Membuat Rencana Keuangan Pribadi Menggunakan Excel",
maka kita akan mendapatkan bahwa nilai angsuran bulanannya
adalah Rp. 5.592.941. Nilai angsuran bulanan dalam kasus ini
lebih murah Rp. 7.059 dibandingkan kasus sebelumnya.

Berikut adalah tabel ilustrasi untuk kasus kedua:

-----------------------------------------------------------
|Per | Pokok Hutang |   Bunga   | Angsuran  | Sisa Hutang |
-----------------------------------------------------------
|  0 |              |           |           | 120.000.000 |
|  1 |  120.000.000 | 1.100.000 | 5.592.941 | 115.507.059 |
|  2 |  115.507.059 | 1.058.815 | 5.592.941 | 110.972.934 |
|  3 |  110.972.934 | 1.017.252 | 5.592.941 | 106.397.245 |
|  4 |  106.397.245 |   975.308 | 5.592.941 | 101.779.612 |
|  5 |  101.779.612 |   932.980 | 5.592.941 |  97.119.652 |
|  6 |   97.119.652 |   890.263 | 5.592.941 |  92.416.974 |
|  7 |   92.416.974 |   847.156 | 5.592.941 |  87.671.189 |
|  8 |   87.671.189 |   803.653 | 5.592.941 |  82.881.901 |
|  9 |   82.881.901 |   759.751 | 5.592.941 |  78.048.712 |
| 10 |   78.048.712 |   715.447 | 5.592.941 |  73.171.218 |
| 11 |   73.171.218 |   670.736 | 5.592.941 |  68.249.013 |
| 12 |   68.249.013 |   625.616 | 5.592.941 |  63.281.688 |
| 13 |   63.281.688 |   580.082 | 5.592.941 |  58.268.830 |
| 14 |   58.268.830 |   534.131 | 5.592.941 |  53.210.020 |
| 15 |   53.210.020 |   487.759 | 5.592.941 |  48.104.838 |
| 16 |   48.104.838 |   440.961 | 5.592.941 |  42.952.859 |
| 17 |   42.952.859 |   393.735 | 5.592.941 |  37.753.653 |
| 18 |   37.753.653 |   346.075 | 5.592.941 |  32.506.787 |
| 19 |   32.506.787 |   297.979 | 5.592.941 |  27.211.826 |
| 20 |   27.211.826 |   249.442 | 5.592.941 |  21.868.327 |
| 21 |   21.868.327 |   200.460 | 5.592.941 |  16.475.846 |
| 22 |   16.475.846 |   151.029 | 5.592.941 |  11.033.934 |
| 23 |   11.033.934 |   101.144 | 5.592.941 |   5.542.138 |
| 24 |    5.542.138 |    50.803 | 5.592.941 |       LUNAS |
-----------------------------------------------------------

Dari tabel diatas kita dapat melihat bahwa bunga semakin
lama akan semakin kecil, karena bunga dihitung dari nilai
pokok hutang yang semakin dibayar akan menjadi semakin kecil.

Dengan cara perhitungan seperti ini, biasanya hutang menjadi
lebih fleksibel dalam arti misalkan saja dalam suatu saat
sebelum periode 24 bulan tersebut berakhir, ternyata peminjam
uang memiliki uang lebih (misalkan saja mendapatkan bonus
atau THR) dan ingin membayar angsuran lebih besar daripada
angsuran bulanan Rp. 5.592.941, biasanya bank akan memperbolehkan
hal tersebut.

Peminjam uang bahkan diperbolehkan untuk langsung melunasi
hutang. Misalkan saja pada periode 16, peminjam uang hendak
melunasi hutangnya, maka peminjam uang dapat membayar sebesar
pokok hutang ditambahkan bunga pada periode tersebut:
  = Rp. 48.104.838 + Rp. 440.961
  = Rp. 48.545.799
 
Lain halnya dengan cara perhitungan tingkat suku bunga flat,
bank tidak akan mengijinkan pembayaran angsuran yang berbeda
dari tabel ilustrasi, karena keuntungan yang akan didapat oleh
pihak bank justru berada di periode belakang.

Dalam analisa lebih lanjut, apabila kita menjumlahkan total
bunga dari kedua puluh empat periode dalam tabel ilustrasi
diatas, maka kita akan mendapatkan nilai total bunga sebesar
Rp. 14.230.574. Nilai yang hampir sama dengan nilai total bunga
flat dalam kasus pertama, yaitu Rp. 14.400.000.

Hal ini menunjukkan bahwa dari kedua kasus dengan nilai total
hutang yang sama-sama Rp. 120.000.000,- dan tenor yang sama-sama
2 tahun, tingkat suku bunga flat 6% akan menghasilkan bunga yang
sama dengan tingkat suku bunga efektif 11%.

Artinya? Kembali lagi ke pertanyaan pertama dari artikel ini.
Apabila Anda ditawarkan hutang dengan tingkat suku bunga 6%, apakah
bunga ini murah atau mahal? Jawabannya adalah tergantung apakah
suku bunga itu flat, atau efektif. Bila ternyata suku bunga 6% flat,
artinya MAHAL. Sedangkan suku bunga 6% efektif, artinya MURAH.

Tingkat suku bunga yang beredar di pasaran saat ini (Mei 2011) adalah
sekitar 5-6% untuk bunga flat dan 10-12% untuk bunga efektif. Tentunya
bila Anda bisa mendapatkan tingkat suku bunga yang lebih murah daripada
pasaran akan semakin bagus.

Sekian dulu pembahasan finansial dalam kesempatan kali ini. Semoga
penjelasan ini dapat lebih membuka wawasan kita mengenai hutang.

Terima kasih.

Regards,



David Ciang
http://www.keuanganpribadi.com?id=phing.

Wednesday, June 1, 2011

Mengenal Hutang

Hutang yang buruk dalam jangka waktu panjang akan menggerogoti
finansial kita dengan bunganya yang tinggi. Oleh karena itu
penting sekali bagi kita untuk segera mengenali hutang yang
buruk agar tidak terpuruk ke dalam masalah hutang. Namun,
ternyata tidak semua hutang itu bersifat buruk, ada juga hutang
yang baik yang dapat membantu kehidupan finansial kita. Nah,
yang manakah hutang baik dan yang manakah hutang buruk? Dalam
kesempatan ini kita akan membahas mengenai hutang baik dan
hutang buruk.

Hutang Baik

Hutang yang baik adalah hutang yang digunakan untuk investasi
jangka panjang. Kedepannya hutang ini akan memberikan manfaat
secara finansial bagi kita. Ada tiga jenis hutang yang tergolong
sebagai hutang baik.

Yang pertama adalah KPR (Kredit Kepemilikan Rumah), yaitu hutang
yang digunakan untuk membeli rumah. Hutang ini bersifat baik
karena nilai rumah cenderung untuk meningkat dari tahun ke tahun.
Misalkan saja Anda sekarang Anda meminjam uang 500jt untuk membeli
sebuah rumah, sekitar 5 tahun lagi rumah Anda harganya sudah
bertumbuh menjadi sekitar 1M. Malah bisa lebih besar apabila Anda
membeli rumah di daerah strategis yang amat berkembang. Karena
kedepannya nilai rumah akan meningkatkan jumlah asset Anda secara
signifikan, maka berhutang untuk membeli rumah tergolong sebagai
hutang baik.

Yang kedua adalah berhutang untuk keperluan edukasi. Saat ini
biaya pendidikan sangat mahal. Untuk mengambil S1 di universitas
swasta ternama, uang kuliah secara keseluhan sudah mencapai puluhan
juta. Tentunya akan terasa berat bila dibayar secara tunai. Oleh
karena itu berhutang untuk edukasi dapat menjadi salah satu pilihan.
Setelah tamat kuliah, nilai pendapatan orang tersebut akan meningkat.
Jadi hutang untuk edukasi dalam jangka waktu panjang akan memberikan
efek positif ke cashflow orang tersebut. Oleh karena itu hutang ini
tergolong sebagai hutang yang baik.

Hutang baik yang ketiga adalah hutang untuk membuka usaha
(entrepreneurship). Hutang ini tergolong baik karena usaha tersebut
bisa memberikan penghasilan tambahan. Namun perlu diperhatikan juga
bahwa membuka usaha adalah tindakan yang beresiko. Cukup banyak usaha
yang kurang laku hingga akhirnya bangkrut. Dalam hal ini orang tersebut
jadinya malah harus memikul beban hutang usaha. Tentunya kita tidak
ingin hal ini terjadi. Oleh karena itu dalam konsultasi keuangan, saya
lebih menyarankan untuk membeli produk investasi seperti reksadana,
emas, atau properti, daripada membuka usaha yang beresiko tinggi.

Hutang Buruk

Hutang yang buruk adalah hutang yang digunakan untuk barang yang
nilainya semakin lama semakin kecil, atau yang lebih buruk lagi bila
digunakan untuk barang konsumtif yang nilainya langsung habis.
Contohnya adalah KKB, berhutang untuk membiayai liburan atau berhutang
untuk membeli barang kebutuhan sehari-hari.

KKB atau kredit yang digunakan untuk mengangsur kendaraan bermotor
tergolong sebagai hutang buruk. Mengapa? Karena nilai dari kendaraan
bermotor cenderung untuk semakin kecil dari waktu ke waktu. Oleh
karena itu kita mesti cerdas dalam memilih kendaraan bermotor. Beli
secukupnya saja. Jumlah kendaraan bermotor tidak perlu banyak-banyak,
terlebih lagi karena sekarang pemerintah menerapkan pajak progresif
dimana semakin banyak kendaraan Anda maka persentase pajak yang
dikenakan akan semakin besar. Dan untuk memilih mobil, sebaiknya
jangan memilih merk yang terlalu mewah. Harga yang harus Anda bayar
akan menjadi sangat mahal, karena biaya pajak, asuransi dan
pemeliharaan mobil tersebut ikut meningkat.

Berhutang untuk membiayai liburan juga termasuk ke hutang buruk,
sebab uang yang Anda belanjakan akan lenyap seluruhnya begitu
liburan Anda selesai. Pada saat Anda kembali bekerja, Anda akan
menjadi stres melihat tagihan liburan yang begitu besarnya. Dan
karena biasanya tawaran hutang berasal dari kartu kredit,
tagihan ini diikuti dengan bunga yang tinggi pula.

Anda mungkin mengatakan bahwa liburan itu adalah kebutuhan, karena
dengan adanya relaksasi pada waktu liburan maka pada saat kembali
bekerja produktivitas akan meningkat. Hal ini memang benar. Anda
boleh berlibur sebanyak yang Anda mau, dengan syarat Anda mampu
membayar liburan tersebut. Membayar liburan dengan cara berhutang
berarti sebenarnya Anda tidak mampu untuk berlibur, dan bila
diteruskan akan membawa Anda ke masalah hutang.

Penggunaan kartu kredit untuk pembelian kebutuhan sehari-hari
seperti makanan, pakaian, dan lain-lain juga akan berbahaya bagi
finansial Anda apabila Anda tidak bisa melunasi seluruh tagihannya
pada bulan berikutnya. Perlu Anda ketahui bahwa bunga kartu kredit
sangatlah tinggi, paling kecil 30% per tahun. Bila tagihan tidak
dilunasi, maka sisa hutang akan dikenakan biaya bunga yang sangat
tinggi. Cukup banyak orang yang akhirnya terjebak ke dalam masalah
hutang karena kartu kredit.

Apakah Anda Terlalu Banyak Hutang Buruk?

Untuk mengetahui apakah Anda terlalu banyak hutang buruk atau tidak,
jumlahkan seluruh hutang kartu kredit dan sisa cicilan mobil/motor
Anda. Kemudian dibagikan dengan jumlah pendapatan Anda selama
setahun. Misalkan Mr.A memiliki hutang kartu kredit sebesar 8,5 juta
dan sisa cicilan sepeda motor sebesar 9 juta. Pendapatan Mr. A selama
setahun adalah 52 juta. Maka rasio hutang buruk Mr.A adalah:

Rasio Hutang Buruk = Total Hutang Buruk / Pendapatan Setahun
                   = (8.500.000 + 9.000.000) / 52.000.000
                   = 17.500.000 / 52.000.000
                   = 33,7 %
                  
Nilai rasio hutang buruk yang paling baik adalah 0%. Namun di jaman
sekarang dimana tawaran kredit dan cicilan bertebaran dimana-mana,
tentunya akan sangat sulit bagi kita untuk tidak berhutang sama sekali.
Oleh karena itu rasio hutang buruk kita tidak mungkin 0%, kita semua
pasti memiliki hutang buruk. Namun, jumlah rasio hutang buruk yang
masih tergolong sehat adalah bila nilai rasio hutang buruk masih
lebih kecil dari 20%. Dalam contoh kasus diatas, artinya Mr. A memiliki
terlalu banyak hutang buruk.

Apabila rasio hutang buruk Anda lebih besar dari 25%, Anda memiliki
kecenderungan untuk terpuruk ke masalah hutang. Karena hutang buruk
cenderung untuk membesar dari waktu ke waktu. Apalagi bila Anda sudah
terbiasa untuk membeli kebutuhan sehari-hari menggunakan kartu kredit,
dan tidak memiliki kemampuan untuk membayar tagihan kartu kredit secara
penuh di bulan berikutnya. Segeralah benahi kembali keuangan Anda,
kurangi belanja konsumtif dan usahakan untuk melunasi seluruh hutang
buruk yang masih ada.

Sekian sharing dalam kesempatan kali ini. Apabila Bapak
merasa artikel ini bermanfaat, silahkan diforward ke teman-teman.
Marilah kita bersama-sama memajukan bangsa kita dengan cara sharing
pengetahuan agar kita semua lebih melek finansial. Untuk membaca
artikel-artikel keuangan lainnya, silahkan kunjungi situs kami di:
http://www.keuanganpribadi.com?id=phing.

Akhir kata saya ucapkan terima kasih karena telah membaca artikel
ini. Salam finansial.

Regards,



David Ciang
http://www.keuanganpribadi.com?id=phing.

Friday, April 1, 2011

Taxi

By: Tjia Irawan

Apa yang menarik dari sebuah Taxi? Buat saya Taxi memberikan pembelajaran
yang menarik. Seseorang hanya dapat menghentikan dan kemudian menumpang Taxi
yang lampu petunjuk yang terletak pada bagian atas Taxi menyala. Lampu
petunjuk tersebut menunjukan bahwa Taxi tersebut kosong dan Anda dapat
menghentikannya kemudian menumpang menuju tempat tujuan Anda.

Mengamati Taxi sama seperti mengamati sebuah kesempatan. Taxi mungkin
berlalu-lalang di depan anda namun kalau lampu petunjuk Taxi tidak menyala
maka Taxi tersebut bukan buat Anda, demikian pula dengan kesempatan. Ada
kalanya sebuah kesempatan seolah-olah bukan milik Anda karena orang lain
sudah terlebih dahulu meraihnya.

Untuk menghentikan Taxi, Anda perlu tahu di jalan mana banyak Taxi yang
lalu-lalang. Anda tidak mungkin menanti Taxi di jalan sempit yang mobil
tidak dapat memasukinya. Anda juga tidak dapat menantikannya di jalan buntu.
Anda perlu berjalan menuju jalan raya di mana banyak Taxi berlalu-lalang.
Demikian pula kesempatan, Anda perlu pergi dan menuju tempat di mana
kesempatan itu ada. Anda tidak mungkin mendapatkan kesempatan hanya dengan
menanti dengan bermalas-malasan di dalam rumah karena kesempatan tidak
berada disana. Anda tidak mungkin mendapatkan kesempatan hanya dengan
mengerjakan tugas Anda sebatas yang ditanggungjawabkan kepada Anda karena
kesempatan tidak ada disana. Kesempatan ada di jalur dimana setiap prestasi
Anda dilihat karena itu pastikan diri Anda berada pada jalur tersebut.

Ketika Anda berhasil menghentikan Taxi dan masuk ke dalamnya, katakanlah
kepada pengemudinya untuk membawa Anda pada tujuan Anda. Anda tidak akan
naik Taxi tanpa tahu kemana tujuan Anda bukan? Karena bukan hanya kurang
kerjaan tapi juga sangat mahal. Ketahuilah dengan jelas ketika kesempatan
itu datang kepada Anda, hendak Anda bawa ke arah mana kesempatan itu.
Menyia-nyiakan kesempatan bukan hanya kurang kerjaan namun juga sangat mahal


Tetapi juga berhasil menghentikan Taxi, naik ke dalamnya dan tahu hendak
menuju kemana belumlah cukup. Anda perlu memiliki uang untuk membayar ongkos
Taxi tersebut. Ketika kesempatan datang dan Anda tahu apa tujuan yang ingin
anda capai belumlah cukup. Anda perlu memiliki resources atau sumber daya.
Anda perlu memiliki pengetahuan tertentu atau keterampilan yang Anda
butuhkan untuk membayar perjalanan Anda menuju tujuan yang telah Anda
tetapkan. Anda juga perlu memiliki sikap mental yang tepat untuk memastikan
bahwa dengan apa yang Anda miliki, Anda akan sampai pada tujuan.

Mulai saat ini ketika anda melihat sebuah Taxi, perhatikanlah!!! Kemudian temukanlah pembelajaran apa lagi yang dapat Anda peroleh darinya untuk kehidupan Anda.

Monday, March 7, 2011

Melayani dengan hati

Suatu mlm ada seorang pria tua & istrinya memasuki sebuah lobi hotel kecil
di Philadelphia.

"Semua hotel besar di kota ini telah terisi,bisakah kau memberi kami satu
kamar saja..?" kata pria tua itu. Pegawai hotel menjwb "Semua kamar telah
penuh krn ada 3 event besar yg b'samaan diadakan di kota ini,tapi
saya tdk dpt menyuruh pasangan yg baik seperti Anda untuk berhujan2 di
luar sana pada pukul satu dini hari seperti ini, Bersediakah anda berdua
tidur di kamar saya..?"

Keesokan harinya pada saat m'bayar tagihan,pria tua itu berkata pada si
pegawai hotel "Kamulah orang yang sehrsnya menjadi bos sebuah hotel
terbaik di USA,krn kamu melakukan pkrjnmu dgn hati yg mau melayani, mgkn
suatu hari saya m'bangunkan sebuah hotel untukmu".
Pegawai hotel itu hanya tersenyum lebar melupakan kata2 pria tua itu, krn
dia pikir dirinya hanya seorang pegawai biasa.

Kira2 dua thn kemudian,dia menerima surat yg berisi tiket ke New York
permintaan agar dia menjadi tamu pasangan tua t'sebut.
Stlh berada di New York,pria tua mengajak pegawai hotel itu ke sudut jalan
antara Fifth Avenue Thirty-Fourth Street,dimana dia menunjuk sebuah bangunan
baru yg luar biasa megah dan mengatakan "Itulah hotel yg saya bangun untuk
kamu kelola".

Pegawai hotel itu adlh George Charles Boldt, yg menerima tawaran William
Waldorf Astor, si pria tua itu untuk menjadi pimpinan dari hotel
Waldorf-Astoria,yg mrpkn hotel t'baik di dunia.

Ternyata sikap kita dlm bekerja sangat menentukan keberhasilan kita,Bila
kita bekerja hanya untuk mencari uang semata, maka karier/hasil yang kita
peroleh akan biasa saja Namun jika kita bekerja dengan hati yg mau melayani
orang lain,dgn motivasi bahwa pkrjn kita hrs menjadi berkah buat orang lain,
maka kita akan mem peroleh hasil yang luar biasa..!!!

Smoga manfaat & dpt mjd INSPIRASI
Share & be happy..
and always ACTION by the HEART
Nice day...

Bambang Satria

Tuesday, March 1, 2011

Gayatri Mantra

Dari rubrik Tanya Media Hindu.

Tanya: Mengapa setiap saya melakukan Gayatri-mantra saya merasa pusing,
nafas
sesak dan lemas.
Lha, ini kok aneh? Kok bisa begitu? Mungkin anda harus tahu dulu apa arti
Gayatri-mantra dan bagaimana mengucapkannya?

Gayatri-mantra (artinya 'mantra yang melindungi orang yang mengucapkannya)

Bila ada satu mantra Veda yang dipergunakan secara luas dan hidup sampai
sekarang ini, dalam bagian-bagian tertentu dari masyarakat Hindu modern,
mantra
itu adalah Gayatri-mantra. Selain dalam RgVeda Samhita[i] ia juga terdapat
dalam Veda yang lain: Taittiriya Samhita[ii] Taittiriya Aranyaka[iii];
Vajasenayi Samhita[iv]; SamaVeda Samhita[v]

Dikatakan mantra ini ditemukan oleh (diungkapkan kepada) maharesi terkenal
Visvamitra (artinya 'sahabat dunia'). Mantra ini secara luas digunakan
sebagai
bagian dari ritual Sandhya, oleh para pandita, dua kali atau tiga kali
sehari.

Sesungguhnya mantra ini disebut 'Savitri-mantra' karena mantra ini
ditujukan
kepada Tuhan Tertinggi (Supreme God) Savitr atau Savita (Sang Pencipta).
Namun
karena, sebagai mantra paling pertama diungkapkan dalam apa yang sekarang
terkenal sebagai matra gayatri (satu mode puitis, terdiri dari tiga baris,
masing-masing delapan huruf), mantra itu sendiri dikenal secara populer
sebagai
'Gayatri-mantra'.
Kata 'Gayatri' kadang-kadang didefinisikan sebagai itu (mantra) yang
melindungi
(tra = melindungi) seseorang yang menyanyikan atau menjapakan (gai atau gay
=
menyanyikan)nya.
Mantra ini terdiri dari tiga bagian; (1) vyahrtis; (2) Gayatri-mantra murni
(3)
gayatrisiras.

Tentu saja pranava Om selalu ditambahkan – sebagaimana halnya dalam
kebanyakan
mantra-mantra Veda – pada awal dan tidak dihitung.

Vyahrtiartinya pengucapan (uttering) dan terdiri dari: bhuh, bhuvah dansuvah

Mereka berarti dan merepresentasikan tiga dunia: bumi, angkasa, dan sorga.
Kadang-kadang jumlah vyahrti ditingkatkan dari 3 menjadi 7, mengindikasikan
7
dunia yang terbentang dari bumi ke Satyaloka atau Brahmaloka. Namun
vyahrti-vyahrti ini lebih digunakan untuk menghitung pranayama dari pada
japa.
Bagian kedua, Savitri-mantra murni, adalah:
tat savitur varenyam
bhargo devasya dhimahi
dhiyoyonah pracodayat

Terjemahan bebasnya adalah "Kita memusatkan perhatian atas cahaya gemilang
Tuhan, sang Pencipta. Semoga dia membimbing intelek (buddhi) kita."

Bagian ketiga gayatrisiras, berbunyi sbb: Om apo jyoti raso'mrtam brahma
bhurbhuvas suvarom. Artinya: 'Om. Dia adalah air, cahaya, (aroma), sari
makanan
dan juga ketiga dunia.' (Artinya bahwa air, cahaya dan hal-hal lain,
semuanya
adalah manifestasi dari Brahman diindikasikan oleh Pranava).

Gayatrisirasini juga hanya dipergunakan dalam proses pranayama dan tidak
dalam
japa dari Gayatri-mantra.
Gayatri-mantra juga dapat digunakan untuk purascarana - satu upacara khusus
mengenai pengucapan mantra – supaya memperolah hasil-hasil khusus tertentu.
Berikut adalah langkah-langkah yang biasa yang dilibatkan di dalamnya:
upacara
harian seperti Sandhyavandana, pemujaan untuk Dewi Gayatri, japa
Gayatri-mantra,
homa (upacara api), tarpana (mempersembahkan air secara seremonial) dan
memberi
makan para pandita. Namun ini harus dilakukan di bawah tuntunan ahli.[vi]
Dari penjelasan panjang lebar di atas Gayatri-mantra tidak lain adalah
permohonan kepada Tuhan – dengan memusatkan perhatian atas cahaya
gemilangNya -
agar Sang Pencipta membimbing intelek (buddhi) kita. Jadi sangat
mengherankan
mengapa permohonan atau doa yang baik ini membuat anda pusing dan sesak
nafas?

Seperti juga telah dijelaskan di atas, sebelum mengucapkan Gayatri-mantra
kita
harus melakukan pranayama, atau pengendalian nafas.

Jadi sebelum memulai Gayatri-mantra coba tarik nafas pelan-pelan, tahan
sebentar, lalu keluarkan pelan-pelan lagi. Lakukan hal ini sebanyak 7 kali,
lalu
ucapkan Gayatri-mantra.

Dengan memahami arti Gayatri-mantra, dan mengucapkannya sesuai aturan
sederhana
di atas, semoga anda dilindungi dari marabahaya, penyakit, termasuk pusing,
sesak nafas dan badan lemas. Silahkan mencoba.

Nikmatilah Kebosanan

Di tengah perbincangan seorang pria muda kepada seorang renta nan yang bijak

Pria muda : "Sebenarnya apa itu perasaan 'bosan', pak?"

Sang bijak : "Bosan adalah keadaan dimana pikiran menginginkan perubahan,
mendambakan sesuatu yang
baru, dan menginginkan berhentinya rutinitas hidup dan keadaan yang monoton
dari waktu ke waktu."

Pria muda : "Kenapa kita merasa bosan?"

Sang bijak : "Karena kita tidak pernah merasa puas dengan apa yang kita
miliki."

Pria muda : "Bagaimana menghilangkan kebosanan?"

Sang bijak : "Hanya ada satu cara, nikmatilah kebosanan itu, maka kita pun
akan terbebas darinya."

Pria muda : "Bagaimana mungkin bisa menikmati kebosanan?"

Sang bijak : "Bertanyalah pada dirimu sendiri: mengapa kamu tidak pernah
bosan makan nasi yang sama rasanya setiap hari?"

Pria muda : "Karena kita makan nasi dengan lauk dan sayur yang berbeda, Pak
"

Sang bijak : "Benar sekali, anakku, tambahkan sesuatu yang baru dalam
rutinitasmu maka kebosanan pun akan hilang."

Pria muda : "Bagaimana menambahkan hal baru dalam rutinitas?"

Sang bijak :"Ubahlah caramu melakukan rutinitas itu. Kalau biasanya menulis
sambil duduk, cobalah
menulis sambil jongkok atau berbaring. Kalau biasanya membaca di kursi,
cobalah membaca sambil
berjalan-jalan atau meloncat-loncat. Kalau biasanya menelpon dengan tangan
kanan, cobalah dengan
tangan kiri atau dengan kaki kalau bisa. Dan seterusnya." Lalu Tamu itu pun
pergi.

Beberapa hari kemudian pria muda itu mengunjungi Sang Bijak lagi.

Pria muda : "Pak tua, saya sudah melakukan apa yang Anda sarankan, kenapa
saya masih merasa bosan juga?"

Sang bijak : "Coba lakukan sesuatu yang bersifat kekanak-kanakan."

Pria muda : "Contohnya?"

Sang bijak : "Mainkan permainan yang paling kamu senangi di waktu kecil dulu
" Lalu Tamu itu pun pergi.

Beberapa minggu kemudian, pria muda itu datang lagi ke rumah sang bijak.

Pria muda : "Pak, saya melakukan apa yang Anda sarankan. Di setiap waktu
senggang saya bermain
sepuas-puasnya semua permainan anak-anak yang saya senangi dulu. Dan
keajaiban pun terjadi.
Sampai sekarang saya tidak pernah merasa bosan lagi, meskipun di saat saya
melakukan hal-hal yang
dulu pernah saya anggap membosankan. Kenapa bisa demikian, Pak?"

Sambil tersenyum sang bijak berkata: "Karena segala sesuatu sebenarnya
berasal dari pikiranmu sendiri,
anakku. Kebosanan itu pun berasal dari pikiranmu yang berpikir tentang
kebosanan. Saya menyuruhmu
bermain seperti anak kecil agar pikiranmu menjadi ceria. Sekarang kamu tidak
merasa bosan lagi karena
pikiranmu tentang keceriaan berhasil mengalahkan pikiranmu tentang kebosanan
Segala sesuatu
berasal dari pikiran. Berpikir bosan menyebabkan kau bosan. Berpikir ceria
menjadikan
kamu ceria."

Have a positive day!

Salam, Yunus Bear
"Semoga kejenuhan cepat berlalu"

Friday, February 25, 2011

"KATA-KATA ANDA adalah NASIB ANDA"

Tidak pernah terpikirkan sebelumnya, bahwa kekayaan, kesusksesan dan
keberlimpahan sebenarnya berasal dan bersumber dari apa yang Anda katakan
dalam "KATA-KATA" Anda setiap saat di sepanjang perjalanan kehidupan Anda.

Sungguh sayapun baru tersadar secara penuh dalam 4 hari ini, bahwa betapa
DAHSYAT"nya "KATA-KATA" yang terlontar dari mulut kita.

Dalam pengamatan saat perbincangan dengan banyak orang, yang saya ketemukan
adalah "CERMIN PRIBADI & NASIB" orang tesebut.

Pemilihan "KATA" dan "INTONASI" serta "JIWA" dari suara yang dikeluarkan
seseorang cukup me-refleksi-kan "Bagaimana Keadaan Dirinya!".

Sulit sekali menemukan "Suara Sumbang & Loyo" dalam perbincangan dengan
Orang Sukses dan Sejahtera, sekarang dan masa depan.

Tidak terdengar "KATA" negatif atau tidak berdaya dari ucapan seseorang yang
"SUKSES" dan "KAYA".

Sangat banyak orang yang berubah dan mencapai Kesuksesan, Kekayaan dan
Keberlimpahan hanya karena memulai memilih "KATA-KATA" yang memberdayakan
(positip), penuh energi (kuat) dan menggelorakan (membangkitkan) dalam
kehidupannya sehari-hari.

Jadi mulailah memilih "KATA" yang benar dan tepat, dan ucapkanlah dengan
sepenuh jiwa, kepada diri Anda dan siapapun yang Anda temui dimanapun dan
kapanpun.

"KATA" Anda adalah "CERMIN & NASIB" Anda, jadi bila Anda belum memiliki
KATA" yang berenergi untuk diucapkan lebih baik Anda diam ("Silent is Golden
).

Mulailah hari ini untuk memilih "MENU KATA" yang membuat Anda bertambah
KAYA" dan "SUKSES".

Selamat menata masa depan dengan menata "KATA" Anda.


Salam,
Freddy Pieloor
www.MONEYnLOVE.com

Friday, February 18, 2011

Bagaimana Pemimpin Komunikasikan Penugasan

Memotivasi anak buah dan melakukan komunikasi penugasan merupakan esensi
dari tugas pemimpin untuk "menggerakkan" mereka menuju tujuan organisasi,
dan dalam jangka yang lebih panjang untuk mencapai visi.

Agar pemimpin dapat memotivasi anak buah dengan lebih mudah, diperlukan
kemampuan menunjukkan "makna" pekerjaan yang akan dilakukan dan menunjukkan
keuntungan" yang akan diraih. Akan tetapi, tidak semua keuntungan "masa
depan" dapat dinyatakan dengan mudah. Perlu kepandaian berkomunikasi untuk
menggambarkan peluang pencapaian di masa depan secara meyakinkan. Tantangan
seperti inilah yang dihadapi pemimpin masa kini: bagaimana mengubah pola
pikir jangka pendek menjadi jangka panjang, yang berarti dituntut kemampuan
untuk menggambarkan "skenario keberhasilan masa depan".

Kadangkala anak buah kehilangan motivasi karena tidak dapat melihat "makna"
dan "keuntungan" dari apa yang sedang dilakukan. Dalam kondisi seperti ini,
pemimpin perlu memberikan "tanda-tanda" kemajuan dan keberhasilan yang telah
dicapai, untuk mengembalikan kepercayaan diri mereka.

Dalam kondisi stagnan dan timbul banyak masalah, peran pemimpin beralih
untuk memberikan dukungan nyata terhadap proses penyelesaian masalah.
Maksudnya agar anak buah tetap dapat mempertahankan semangat kerja dan dapat
melihat peluang perbaikan, yang bermuara kepada kembalinya kepercayaan dan
motivasi diri.

Salah satu upaya memotivasi adalah pengembangan diri anak buah agar mampu
memimpin diri sendiri. Proses pembentukan "kepemimpinan diri sendiri" setiap
anak buah tidak mudah, dan akan lebih cepat terbentuk jika terdapat
keteladanan, menyediakan sarana introspeksi diri yang komprehensif dan
menciptakan iklim kerja yang kompetitif.

Penerapan pola kepemimpinan berdasarkan motivasi ini mengharuskan kerendahan
hati pemimpin untuk menerima kenyataan bahwa kontribusi setiap orang dinilai
tidak hanya dari "posisi" dalam hirarki organisasi saja, tetapi justru dari
peran" yang dimainkan.

Pemimpin juga memiliki tanggung jawab untuk menjadi "direction setter" dan
menjadi "energizer" melalui kemampuan untuk menjaga kehadiran antusiasme
secara berkesinambungan. Pemimpin tidak berhenti pada upaya "menjaga arah"
saja, tetapi juga mempertahankan dan bahkan meningkatkan semangat dalam
menjalani arah yang telah digariskan, dengan menunjukkan rasa antusias
secara berkesinambungan. Jika semangat pemimpin mengendor, yang terjadi
adalah penurunan motivasi. Apabila tidak segera diselesaikan, hal ini dapat
merembet ke jajaran sumber daya manusia lainnya dan yang muncul kemudian
adalah degradasi motivasi di level organisasi.

Dalam kehidupan berorganisasi, motivasi juga dapat ditingkatkan jika
pemimpin menunjukkan kepercayaan kepada kapabilitas dan kearifan judgment
anak buahnya. Pemimpin memberikan kebebasan hingga derajat tertentu kepada
anak buah untuk membuat keputusan sendiri, karena telah dianggap memiliki
kemampuan evaluasi manajerial dan operasional yang memadai. Dengan kemampuan
ini mereka dianggap memiliki "kebijaksanaan" dalam menentukan apa yang harus
dilakukan atau yang harus dihindari. Namun pemimpin terlebih dahulu harus
menganalisa kesiapan dan keluasan wawasan anak buah.

Motivasi untuk berkembang merupakan penggerak yang kuat dalam mengembangkan
kemampuan memimpin anak buah. Akan tetapi, jangan sampai setelah memiliki
kemampuan ini anak buah menjadi congkak. Jika tidak dipantau dan diarahkan
dengan benar, kecongkakan ini akan memutuskan hubungan anak buah dengan
realitas kehidupan berorganisasi yang sebenarnya dan mengakhiri rasa hormat
kepada pemimpin mereka. Akibatnya, tidak hanya pemimpin yang kehilangan
pengikut", tetapi anak buah juga telah merusak diri karena terjebak dalam
istana yang dibentuknya sendiri.

Komunikasi Penugasan

Selain mengemban tanggung jawab pembentukan motivasi anak buah, seorang
pemimpin juga memiliki tanggung jawab untuk dapat memberikan perintah
penugasan melalui pola komunikasi yang sesuai. Hal ini terutama bertujuan
untuk menyingkirkan kesan "menggurui", tetapi tetap dapat mencapai sasaran
yang diinginkan. Bagaimanakah sebaiknya cara untuk menimbulkan keyakinan
diri? Dan pola semacam apakah yang tepat untuk diterapkan bagi kondisi anak
buah yang beragam karakternya?

Komunikasi penugasan dapat secara efektif dilaksanakan jika pemimpim mampu
berperan sebagai "pembimbing" dalam artian yang sesungguhnya, yaitu yang
mampu menerapkan pendekatan yang tepat untuk mempengaruhi anak buahnya.
Pemilihan pendekatan komunikasi penugasan harus pula disesuaikan dengan
situasi dan kondisi yang dihadapi. Seorang pemimpin yang bijaksana sebaiknya
tidak menentukan "satu" pendekatan untuk semua anak buah, melainkan memiliki
fleksibilitas dalam pemanfaatan pendekatan yang satu ke pendekatan yang
lainnya, karena perbedaan karakter anak buah serta spesifikasi aspek-aspek
organisasi lainnya.

Dalam memberikan komunikasi penugasan, seorang pemimpin dapat menggunakan
pendekatan "persuasi" dan lebih mengutamakan "ajakan", bukan perintah.
Dengan demikian terdapat unsur pemberian kebebasan untuk mengambil keputusan
yang tentunya diberikan jika anak buah telah memiliki kedewasaan berpikir.
Komunikasi yang bersifat ajakan ini dapat juga dimanfaatkan jika ingin
memperoleh dukungan secara sukarela. Tentu saja, agar dapat menerapkan pola
ajakan dan persuasi seperti ini, harus mempertimbangakan derajat kepentingan
dari permasalahan yang menjadi topik pembahasan dan keterbatasan waktu yang
dihadapi. Juga harus dilengkapi dengan pemberian dukungan nyata secara
berkesinambungan, serta keterbukaan terhadap kemungkinan kendala yang akan
dihadapi oleh anak buah.

Sebenarnya, pemimpin tidak selalu harus menggunakan pola persuasi dan ajakan
Ada kalanya seorang pemimpin justru dituntut untuk menggunakan pendekatan
instruksi atau pemberian perintah. Keharusan ini terjadi jika tingkat
urgency" sudah semakin tinggi dan diperlukan pelaksanaan tugas secara cepat.


Sebaiknya, jika pemimpin memberikan perintah penugasan kepada anak buah,
sebaiknya juga mengikutsertakan alasan betapa pentingnya pelaksanaan tugas
tersebut. Tujuannya agar anak buah segera dapat menerima apa yang ditugaskan
dengan sepenuh hati.

Kepemimpinan menuntut kemampuan untuk mengevaluasi dan menentukan secara
praktis, kapan saatnya menggunakan pendekatan ajakan dan kapan harus
memanfaatkan pendekatan pemberian instruksi dan perintah.

Sumber : Jakarta Consulting Group



Dirilis Kembali oleh :

RKY REFRINAL PATIRADJAWANE

refrinal@research-indonesia.com

Wednesday, February 16, 2011

Tips Instant Mengelola Pikiran dan Perasaan

By Putera Lengkong

Hari ini adalah ulang tahun saya. Dua tahun yang lalu pada tanggal yg sama,
saya bertanya pada diri sendiri "Pilih mana: pekerjaan sebagai seorang
professional (karyawan) yg dibayar tinggi setiap bulannya ATAU menjadi
seorang entrepreneur (wirausaha) yg harus menentukan sendiri berapa
pendapatan setiap bulannya dan bisa saja tidak menentu?"

Pagi ini ketika saya teringat keputusan yg saya ambil dan tekadkan 2 tahun
yg lalu, saya bersyukur! Sungguh luar biasa pencapaian yg saya raih hingga
hari ini. Ketika itu, orang-orang mengatakan saya sinting, ga waras: "Sudah
mau married koq memutuskan berhenti dari pekerjaan, istri mau dikasih makan
apa, bagaimana kamu menjamin kehidupan keluarga nantinya?" Orang tua
meragukan keputusan saya tersebut. Bahkan calon istri menjadi kuatir dengan
pilihan saya tersebut.

Flash back sedikit, keputusan saat itu diambil karena PASSION pada profesi
yg saya putuskan utk geluti. Mungkin terdengar lucu tetapi itulah, PASSION
dan KOMITMEN yang kuat pada profesi tersebut membuat saya memantapkan
pilihan menjadi seorang entrepreneur.

Saya akui tidak mudah ketika berganti profesi dan memang saat itu saya
mengalami masa-masa terkelam dalam hidup saya, termasuk biaya pernikahan
harus saya cicil 6x.

Tetapi saya belajar bahwa pencapaian luar biasa hingga hari ini adalah
karena pengelolaan pikiran dan perasaan yg EFEKTIF dan itulah yg ingin saya
sharing-kan. Pengelolaan pikiran dan perasaan yg EFEKTIF membuat saya tetap
termotivasi dan berada dalam performa puncak.

TIPS 1: SAYA

Ya, SAYA, bukan KITA, bukan KAMU, bukan ORANG LAIN. Saya yg secara sadar
berpikir, saya yg berkata-kata/berucap/memilih kata-kata yg mau saya ucapkan
saya yg melakukan/bertindak, seharusnya sayalah juga yg bertanggung jawab
atas hasilnya/pencapaian saya tersebut.

Tetapi seringkali ketika tidak mencapai hasil yg diinginkan, 'saya' mulai
menyalahkan atasan yg kurang perhatian, bawahan yg tidak support, rekan
kerja yg cuek, situasi kondisi penetrasi pasar yg sulit, daya beli
masyarakat melemah, peraturan pemerintah yg tidak kondusif, kompetitor yg
menggurita, de-el-el. Ketika berhadapan dengan klien, pelanggan, nasabah,
seringkali kita mendengar: "Dasar nasabah bawel! Dasar klien yg tidak tahu
aturan! Dasar pelanggan tidak tahu diri, maunya menang sendiri! Gara-gara
kamu, saya jadi bete! Gara-gara kamu, mood kerja saya jadi jelek seharian
ini!"

Lah, kalau begitu, mood saya, bete saya, perasaan saya, diatur oleh pihak
eksternal dong?! "Kan gara-gara mereka, saya tidak capai target! Gara-gara
mereka, saya jadi bete!"

Ketika anda mulai tidak in-control atas diri anda, berarti anda perlahan
mulai membiarkan pihak lain yg in-control atas diri anda.

Seperti cerita berikut:

Seorang pasien di RSJ yg menganggap dirinya adalah sebutir jagung dan takut
utk keluar RSJ karena akan bertemu dengan ayam-ayam yg pasti akan mematuk
dan memangsa dirinya.

Tahun demi tahun dilakukan terapi untuk mengembalikan kepercayaan dirinya
dan menyadarkan bahwa dirinya adalah seorang manusia.

Tahun pertama, dia masih menganggap dirinya sebagai sebutir jagung dan takut
utk keluar RSJ. Tahun kedua, mulai ada kemajuan, walau dia masih menganggap
dirinya sebutir jagung, tapi sudah berani utk berjalan-jalan di areal
sekitar RSJ. Tahun ketiga, berani keluar areal RSJ dengan ditemani seorang
perawat walau masih sangsi apakah dirinya benar-benar seorang manusia. Tahun
keempat, dia mulai percaya bahwa dirinya adalah seorang manusia.

Di akhir tahun keempat, dokter yang puas akan kemajuan pasien tersebut,
merekomendasikan utk melepaskan pasien tsb dan membiarkannya kembali
bersosialisasi dengan masyarakat.

Sebelum menandatangani surat rekomendasi pelepasan, sekali lagi dokter
bertanya kepada pasien tsb: "Saudara masih merasa sebagai sebutir jagung
atau seorang manusia?" Jawab pasien tsb dengan tegas: "Saya adalah seorang
manusia!" kemudian sambungnya dengan lirih: "Apakah ayam-ayam tsb juga tahu
bahwa saya adalah seorang manusia?"

Yang menentukan pasien tsb adalah seorang manusia adalah dirinya sendiri dan
bukannya ayam-ayam tsb, ya?!

Ketika saya mengambil tanggung jawab bahwa saya yg memilih akan merespon
seperti apa terhadap suatu kejadian, saya sadar bahwa saya in-control. Saya
yg memilih apakah saya akan marah ATAU sedih ATAU kecewa ATAU mengumpat ATAU
menyalahkan orang lain ATAU mencari 1001 alasan ATAU senang ATAU tertawa dan
atau-atau lainnya.

Ketika orang menyalip dan menyerobot, saya bisa memilih utk mengumpat, balas
mengejar, ATAU berkata: "Barangkali dia lagi kebelet." "Pendidikannya memang
rendah makanya begitulah cara dia menyetir." "Mungkin ada sanak saudaranya
yg lagi emergency." De-el-el.

Ketika pelanggan, klien, nasabah komplain dan marah-marah, saya bisa memilih
utk membalasnya dengan emosi ATAU mencoba cara/pendekatan yg berbeda ATAU
mencari tahu jangan-jangan ada postur, gesture, bahasa tubuh, ucapan yang
menantang dan membuat dia marah.

Ketika bangun pagi, saya bisa memilih utk melanjutkan tidur lagi karena ada
gambar-gambar, suara-suara, feeling-feeling yg membuat malas dan tidak
termotivasi berangkat kerja ATAU mengubah dan memilih 'channel', image,
suara yg membuat saya bersemangat dan termotivasi utk berangkat kerja.

Saya menyadari bahwa MOTIVASI datangnya dari apa yg saya ISIkan di kepala
saya setiap harinya, apa yg saya PUTAR, REWIND, FORWARD, REPLAY, TUMPUK di
'teater' kepala saya, apa yg saya DENGAR, AMPLIFY/PERKUAT di 'teater' kepala
saya. Apa yg saya ISIkan akan mempengaruhi OUTPUTnya. Jadi kalau mau
OUTPUTnya POSITIF dan BERMANFAAT, yg saya ISIkan tentunya adalah HAL-HAL yg
BERMANFAAT.

Saya yg bertanggung jawab untuk mengisikan hal-hal bermanfaat tsb ke
'teater' kepala saya dan itu saya lakukan secara SENGAJA. Ya, secara SENGAJA
karena mood, great feeling, motivasi tidak datang begitu saja. Saya yg
harus men-STIMULASI-nya dengan SENGAJA!

Lagu MY HEART WILL GO ON (Celine Dion) dan I FEEL GOOD (James Brown) pasti
memberikan efek yg berbeda kepada perasaan Anda, kepada gambar/image yg
timbul di benak Anda, ya?!

Sinetron percintaan, cerita ibu tiri yg kejam, film horor, serial kriminal
pasti akan memberikan efek yg berbeda dibanding Anda menonton acara
motivatalk atau komedi humor.

Kalau begitu Anda tahu sekarang, bahwa Andalah yg bertanggung jawab utk
mengisikan hal-hal yg bermanfaat utk mendapatkan output yg bermanfaat pula!
Bukan SAYA, KITA, ataupun ORANG LAIN!

Dalam konteks cerita saya, ketika saya down, yg saya katakan adalah:
"Bukankah ini adalah sesuatu yg kamu sukai, PASSION kamu. Kalau kamu
menyukainya, kenapa kamu down?" Image yg saya munculkan adalah wajah
audience yg tersenyum puas dan mengangguk-angguk serta acungan dua jempol.
Audio yg saya munculkan adalah tepuk tangan meriah audience dan kata-kata:
"Luar biasa sekali Pak! Menginspirasi sekali! WOW!"

Bandingkan dengan image yang saya munculkan adalah bahwa peserta pelatihan
akan 'sulit', tidak mau mendengarkan, tidak kooperatif, merasa 'sok pintar',
suara-suara yang terdengar adalah nada ketidakpuasan, sibuk mengobrol
sendiri, dering HP, de-el-el.

Kalau image tsb yg Anda munculkan, bagaimana pikiran dan perasaan Anda? Apa
yg muncul di benak Anda? Apa yg Anda dengar? Apa yg Anda rasakan? BEDA, ya?!

TIPS 2: FLEKSIBEL

Ketika saya mengajukan pertanyaan di seminar/workshop, apakah FLEKSIBEL itu,
kebanyakan peserta menjawab: "Tidak kaku", "Lentur", "Menyesuaikan dengan
sikon", "Mudah beradaptasi". Kemudian saya lanjutkan "Kalau tidak mencapai
target berarti fleksibel juga dong? Kan itu berarti tidak kaku dengan tujuan
yg mau dicapai. Itu berarti menyesuaikan dengan sikon: krisis, daya beli
rendah, kompetitor yg ganas, de-el-el". J

FLEKSIBEL bukan berarti menyesuaikan target/goal dengan kemampuan. Ini yg
umumnya terjadi. Penentuan target/goal menyesuaikan dengan kemampuan,
keahlian, wawasan, pengetahuan, keterampilan yg ada. Pasti saja
target/goal-nya tidak akan tinggi alias menyesuaikan dengan perkembangan
kemampuan tsb. Bagaimana kalau kemampuannya tidak pernah berkembang, apakah
target/goal juga tidak akan berkembang, padahal yg namanya manusia
keinginannya selalu bertambah (tidak pernah puas). Nah, tidak matching, ya?!

FLEKSIBEL di sini maksudnya adalah menyesuaikan kemampuan dengan target/goal
yg mau dicapai. Kita yg terus meng-upgrade diri sehingga pelan-pelan
kemampuan, wawasan, keterampilan, keahlian kita mendekati bahkan melampaui
target/goal yg telah kita set. Termasuk kalau mempunyai keyakinan yg tidak
mendukung pencapaian sasaran maka keyakinan tsb harus Anda ganti! Contoh:
keyakinan bahwa karena kutukan nenek moyang maka hidup saya selamanya pasti
susah karena dirunut 7 turunan semuanya adalah Office Boy. Nah, kalau
keyakinan ini tidak membantu pencapaian sasaran maka hilangkan belief tsb
dan install dengan belief yg lebih bermanfaat.

FLEKSIBEL berarti merubah gerak, bahasa tubuh, postur, cara bicara, sikap,
ketika semua itu tidak cocok utk menghadapi tipe klien/pelanggan/nasabah
tertentu. Cari pendekatan lain sehingga bisa 'masuk' dan membangun RAPPORT
(hubungan keakraban) dengan klien/pelanggan/nasabah tsb. FLEKSIBEL dapat
Anda gunakan utk pendekatan terhadap atasan, rekan kerja (colleague, peer),
bawahan, pasangan, kehidupan sosial, dlsbnya.

FLEKSIBEL berarti menganggap bahwa kegagalan adalah sebuah hadiah yg
memberitahukan utk merubah FOKUS, DISTORSI, dan GENERALISASI kita.

FLEKSIBEL tidak sama dengan PLIN PLAN karena PLIN PLAN berarti merubah
target/goal ketika sebuah cara/teknik/prinsip tidak berhasil.

Dalam konteks saya, saya belajar utk FLEKSIBEL dalam menghadapi tipe
audience mengingat mereka adalah pribadi yang unik dan berbeda. Preferensi
VISUAL berbeda dengan AUDITORI dan mereka yg KINESTETIK sehingga memerlukan
pendekatan yg sesuai utk masing-masing tipe tsb. Termasuk FLEKSIBEL ketika
alat bantu (laptop, LCD projector, speaker, dlsbnya) tidak berfungsi dengan
baik dan the show still must go on!

Saya mendistorsikan bahwa kegagalan adalah feedback bagi saya untuk
mengubah/ menyesuaikan/ memperbaiki CARA untuk men-deliver sebuah materi dan
tidak menganggap bahwa audience adalah tipe sulit. Bukankah semakin Anda
bisa mengatasi audience/klien/konsumen/pelanggan/nasabah yg sulit, itu
menunjukkan kualitas Anda sebagai seorang professional? Bahwa, ibarat
seorang petinju, Anda berada di kelas 'berat' dan pastinya hantaman-hantaman
yg Anda peroleh adalah kualitas kelas 'berat'!

TIPS 3: RAPPORT

Rapport berarti membangun hubungan. Membangun hubungan (keakraban) dengan
siapa? Dengan orang-orang yg bisa membantu pencapaian sasaran Anda. Bukan
berarti pilih-pilih teman tetapi lebih kepada menghabiskan porsi terbanyak
waktu Anda dengan orang-orang yg bisa membantu dan mendukung pencapaian
sasaran Anda.

Orang cenderung berkelompok dengan mereka yg sejenis. Orang yg suka gosip
suka berkelompok dengan sesama penggosip, yg suka komplain berkumpul dengan
sesama komplainers, pedagang berkumpul dengan sesama pedagang, orang sukses
berkumpul dengan sesama orang sukses, pemberani dengan sesama pemberani,
dlsbnya.

Sehingga salah satu cara tercepat utk memotivasi diri Anda, berkumpullah
atau bergabunglah dengan mereka yg sukses, berpikiran positif, memiliki visi
menyukai tantangan, percaya diri, atau yg sudah 'proven' (terbukti)
berhasil yg dapat mengajarkan kepada Anda CARA-nya.

Kabar baiknya adalah bahwa hampir semua masalah di dunia ini sudah pernah
dialami oleh orang lain dan sudah ada solusinya sehingga yang perlu Anda
lakukan adalah mencari mereka yg sudah terbukti 'proven' utk mengajarkan
Anda CARA yang lebih CEPAT dan EFEKTIF dalam mencapai target/goal Anda.

Manusiawi sekali bahwa orang tidak suka (iri) dengan mereka yg lebih sukses,
berhasil, maju dibanding dirinya. Seringkali mereka mencibir dan mengatakan
bahwa orang lain bisa seperti itu karena KKN, nasib (sudah dari sononya),
kutukan nenek moyang, fengshui, orang tuanya, warisannya, dlsbnya. Mengapa
begitu? Karena mereka harus 'OOO' besar alias menganga lebar dan bahkan
merasa tidak nyaman ketika orang lain memberitahukan dan mengajarkan CARA yg
lebih CEPAT dan EFEKTIF. Mereka merasa seperti orang bodoh, bahkan minder
dan tidak percaya diri. Mereka merasa sudah nyaman berada di
posisi/jabatan/karir yg sekarang. Tetapi bukankah itu adalah harga yg harus
dibayar kalau ingin MAJU: merasa TIDAK NYAMAN utk sementara?!

Bangunlah dan jalinlah hubungan yg EKOLOGIS dengan siapa saja dan terutama
dengan mereka yg bisa membantu Anda lebih cepat dalam pencapaian target/goal
Anda! Mereka sudah lebih dulu menjalaninya dan menemukan SOLUSInya dibanding
Anda. Mereka ada di sana utk membantu Anda menjadi SUKSES juga!

Dalam konteks saya, sebagai seorang professional speaker dan trainer, saya
langsung mencari dan belajar dari speaker dan trainer yg paling TOP di
bidangnya. Tidak mudah karena Anda harus menemukan chemistry. Bahkan Anda
harus mempunyai modal karena mereka tidak akan membagikan ilmu mereka dengan
percuma. Tetapi bukankan itu adalah harga yg harus dibayar kalau Anda mau
lebih CEPAT dan EFEKTIF dalam pencapaian sasaran Anda?!

Saya menggeneralisasi bahwa kami sama-sama manusia, sama-sama makan nasi,
kalau dia BISA, saya juga seharusnya BISA sehingga yg saya lakukan adalah
berlatih dan berusaha LEBIH SERING, LEBIH BANYAK, LEBIH KUAT, LEBIH CEPAT!

TIPS 4: FOKUS

Ketika Anda belum berhasil mencapai apa yg Anda inginkan maka mungkin Anda
perlu merubah FOKUS Anda. Ketika Anda FOKUS pada suatu hal maka Anda
cenderung mengabaikan hal yg lain. Ketika Anda FOKUS pada PERASAAN, biasanya
Anda mengabaikan LOGIKA, ya?! Demikian pula sebaliknya ketika FOKUS pada
LOGIKA, biasanya Anda cenderung mengabaikan PERASAAN. FOKUS yg berbeda akan
memberikan hasil yg berbeda pula.

Sebuah kisah TOM & JERRY:

Pada suatu hari TOM dan teman kucingnya pergi berjalan-jalan dan kebetulan
melewati rumah yang di halamannya terdapat kandang si anjing SPIKE. TOM
melihat di halaman rumah tsb terpancang papan dengan tulisan "BEWARE DOG".
Apa yg terjadi? Pasti saja TOM tidak berani mendekat apalagi masuk ke
halaman rumah tsb.

Sementara teman kucing si TOM melihat hal yg berbeda. Dia melihat keset kaki
dengan tulisan WELCOME. Tebak, apa yg terjadi? Dia berani mendekat dan
bahkan mau masuk ke halaman rumah tsb.

Apa yg membedakan antara apa yg dilihat TOM dan teman kucingnya? YES,
FOKUS-nya!

FOKUS pada kebaikan atasan, rekan kerja, bawahan, perusahaan, organisasi,
pasangan akan memberikan dampak yg berbeda pada pikiran dan perasaan Anda
dibanding kalau Anda FOKUS pada kelemahan, kekurangan, kejelekan, dlsbnya.

FOKUS yg kuat pada outcome akan memberikan dampak yg berbeda pada pikiran
dan perasaan Anda dibanding kalau FOKUS Anda bercabang atau FOKUS pada hal
lain yg tidak mendukung pencapaian outcome Anda.

Ketika Anda FOKUS dan mengatakan pekerjaan adalah sebuah masalah maka itu
akan menjadi masalah yg menyebabkan Anda tenggelam di dalamnya. Ketika Anda
FOKUS pada pekerjaan sebagai tantangan maka jadilah itu sebuah tantangan yg
mengairahkan utk Anda atasi.

Apa yg Anda FOKUSkan akan menentukan apa yg akan Anda lihat, dengar, dan
alami. Kalau ternyata FOKUS Anda selama ini tidak membawa Anda ke hasil yg
Anda inginkan, Anda bisa mempertimbangkan utk merubah FOKUS (sudut pandang)
Anda. Mungkin ketika Anda melihat dari sudut pandang yg berbeda, Anda akan
bisa mencapai apa yg Anda inginkan dengan LEBIH CEPAT dan EFEKTIF.

Dalam konteks saya, saya FOKUS pada usaha dan perbaikan usaha utk mencapai
outcome saya sebagai seorang professional speaker dan FOKUS memodel
orang-orang TOP dan TERBAIK di industri pelatihan ini. Ketika saya FOKUS
pada hal-hal tsb, saya menjadi optimis dan percaya diri pasti akan berhasil
dan sukses di industri ini karena saya belajar dan memodel dari yg TERBAIK.
Saya mengabaikan hal-hal lain (gambar, suara, perasaan) yg menjauhkan saya
dari pencapaian impian saya.

TIPS 5: DISTORSI

Ketika Anda belum berhasil mencapai apa yg Anda inginkan maka mungkin Anda
perlu merubah DISTORSI Anda. DISTORSI berarti memaknakan sesuatu secara
bebas sesuai konteks.

Contoh:

1. Seorang anak yg rewel dapat dimaknakan sebagai anak yg cerewet, nakal
keras kepala atau dapat dimaknakan bahwa anak tsb sedang bertumbuh
kecerdasan/ kreatifitasnya.

2. Seorang karyawan yg ditugaskan ke pelosok terpencil utk membuka
cabang dapat mengartikan bahwa dia tidak disukai atasan, menjadi kambing
hitam, selalu kena sial, dlsbnya atau dia dapat memaknakan bahwa ini adalah
tantangan atau kesempatan utk berprestasi lebih tinggi sehingga setelah
berhasil di daerah maka dia kemungkinan besar mendapat promosi di kantor
pusat.

Distorsi yg berbeda akan memberikan hasil yg berbeda pula. Ketika seorang
anak dimaknakan cerewet, nakal, bandel maka dia akan tumbuh sesuai dengan
apa yg dicap pada dirinya. Sebaliknya ketika diartikan sedang bertumbuh
kecerdasannya maka perlakuan orang tua juga akan berbeda, ya?! Orang tua
akan merespon dan meluangkan waktu utk membimbing dengan lebih bijak dan
sabar.

Karyawan yg memaknakan bahwa dirinya adalah korban dan tidak disukai atasan
pasti tidak akan bekerja sungguh-sungguh dibanding yg memaknakan bahwa
penugasan ke pelosok tsb adalah sebuah kesempatan sehingga dia akan berusaha
sepenuh hati utk berprestasi.

Saya mendistorsikan bahwa komplain, feedback, pertanyaan, penilaian dari
audience selama ini adalah sebuah pembelajaran penting yg sangat membantu
dalam pencapaian outcome saya sebagai seorang professional speaker. Saya
bisa saja memaknakan komplain, feedback, pertanyaan, penilaian sebagai
hambatan/masalah yg menghadang dan membuat saya stres, pesimis, kurang
percaya diri tetapi saya sadar bahwa itu tidak bermanfaat dan tidak membantu
dalam pencapaian outcome saya.

Kalau sesuatu itu tidak bermanfaat, distorsikan saja maknanya sehingga dapat
membantu pencapaian tujuan/goal dengan lebih CEPAT dan EFEKTIF.

TIPS 6: GENERALISASI

Ketika Anda belum berhasil mencapai apa yg Anda inginkan maka mungkin Anda
perlu merubah GENERALISASI Anda. Manusia suka menggeneralisasi utk
menyederhanakan atau membuat kesimpulan dengan mudah.

Pengalaman seorang teman wanita yg mengalami masalah dalam hubungannya
dengan pria sebanyak 3x (diputus, dipermainkan) lalu dengan mudahnya dia
menggeneralisasi bahwa semua pria, termasuk teman baiknya ini (yaitu: saya),
adalah 'buaya darat' berdasarkan pengalaman 3x nya tersebut.

Seorang klien yg ditipu oleh tenaga penjual beberapa kali (delivery tdk
sesuai kontrak, janji yg meleset, 'cuci tangan', spesifikasi tdk sesuai,
dlsbnya) kemudian menggeneralisasi bahwa semua tenaga penjual adalah tukang
tipu.

Oknum PNS yg 'nakal', melakukan pungli, KKN, berprinsip 'pelayanan cepat
asal ada tip', dlsbnya kemudian digeneralisasi dan disamaratakan oleh
masyarakat sebagai cap utk semua PNS.

Generalisasi tsb di atas semuanya kurang bermanfaat kalau tidak mendukung
pencapaian sasaran. Wanita tsb akan bersikap dingin kepada semua pria. Klien
di atas akan acuh dan curiga terhadap semua tenaga penjual. Masyarakat akan
bersikap antipati terhadap semua kebijakan pemerintah.

Sebaliknya kalau wanita di atas mengubah generalisasinya bahwa: "Semua
manusia pasti ada jodohnya", "Manusia diciptakan berpasangan", "Tuhan sudah
menciptakan pria yg sesuai utk saya di luar sana. Yang perlu saya lakukan
adalah lebih berhati-hati selanjutnya!"

Kira-kira di dalam konteks mendapatkan pasangan lagi, generalisasi mana yg
lebih bermanfaat untuk si wanita? TEPAT, yg kedua, ya!

Untuk konteks saya, saya menggeneralisasi bahwa: Jika dia BISA, saya juga
pasti BISA. Saya hanya perlu melakukannya LEBIH SERING, LEBIH BANYAK, LEBIH
KUAT, LEBIH CEPAT, LEBIH GIAT!

Masih ingat sharing saya di awal tentang masa-masa terkelam dalam hidup saya
termasuk biaya pernikahan harus saya cicil 6x? Saya menggeneralisasi bahwa
hidup itu seperti roda berputar: Suatu saat saya pasti akan berada di
PUNCAK! Dan ketika berada di PUNCAK, saya akan terus meng-upgrade diri
sehingga selalu lebih siap dan lebih bijak menghadapi apapun.

KESIMPULAN:

1. Apa yg Anda ISIkan atau INPUT (gambar, video, suara, musik) di 'teater'
kepala Anda akan menentukan OUTPUTnya seperti apa! Pikiran dan perasaan Anda
dipengaruhi oleh apa yg Anda INPUT atau ISIkan!

2. Kalau Anda belum mencapai apa yg Anda inginkan saat ini, saatnya Anda
mengganti FOKUS, DISTORSI, dan GENERALISASI Anda!

3. Anda mempunyai PILIHAN untuk mengisikan hal-hal yg bermanfaat dan
mendukung pencapaian outcome atau sebaliknya. Anda yg bertanggung jawab!

4. Untuk mencapai outcome tsb harus FLEKSIBEL CARAnya yaitu menyesuaikan
kemampuan dengan target/goal.

5. Bangunlah jaringan dan relasi yg EKOLOGI dengan sebanyak mungkin pihak
dan FOKUS dengan/kepada mereka yg bisa membantu Anda dalam pencapaian
sasaran.

6. TEORI SAJA TIDAK CUKUP PREN, PRAKTEKKK!!! PRAKTEKKK!!! PRAKTEKKK!!!

Sumber: http://nlpintoaction
com/aplikasi-nlp/tips-instant-mengelola-pikiran-dan-perasaan/

Thursday, February 10, 2011

Denyut Nadi Maksimal (DNM)

Menurut DR Suhantoro cara yang aman adalah mengukur denyut nadi maksimal
(DNM). DNM adalah denyut nadi maksimal yang dihitung berdasarkan rumusan
DNM = 220 - Umur, kemudian dikalikan dengan intensitas membakar lemak 60-70
persen DNM.

DR Suhantoro mencontohkan orang yang berusia 40 tahun maka DNM saat ia
berolahraga adalah 220-40 = 180. Kemudian angka 180 dikalikan dengan 60
persen untuk batas ringan dan 70 persen untuk batas atas yang hasilnya 108
-126.

Dengan mengetahui denyut nadi tersebut, maka orang yang berusia 40 tahun
harus berhenti sejenak dari olahraganya ketika denyut nadinya sudah
melampaui 126. Jika masih dipaksakan yang terjadi adalah kram jantung yang
membuat serangan jantung.

"Sekali lagi perlu diperhatikan kondisi denyut jantung saat berolahraga
jangan sampai melebihi btas maksimal yang bisa membahayakan jantung," ingat
Dr Suhantoro.

Jika sudah merasa melampaui dosis saat lari di futsal berikan saja bola-bola itu ke orang lain yang masih kuat. Satu lagi saat istirahat minumlah air dengan suhu 15-16 derajat atau minuman manisdengan kadar gula 2,5-5 persen. "Minuman yang terlalu dingin akan sulit diabsorb tubuh karena suhu tubuh setelah olahraga sedang dalam kondisi panas," jelas Dr Suhantoro.

Monday, January 31, 2011

Drink Water !!

​Dahulu kita sering diingatkan orang tua kita jangan telan biji jambu, nanti

usus buntu...!!
c
Penulis pernah diskusi dengan temannya yang seorang dokter. Dokter itu
menerangkan bahwa dia sudah ribuan kali mengoperasi orang yang kena sakit
usus buntu. Selama dia operasi usus buntu, belum pernah dia menemukan di
dalam usus buntu itu yang namanya biji jambu, biji cabe, apalagi biji durian
..

Dokter itu menerangkan pula, bahwa sakit usus buntu terjadi karena kita
KURANG MINUM AIR !
Bukan karena makan biji-bijian.

As simple as that ??

Ya, karena kurang minum air, bisa berakibat frekuensi BAB juga berkurang.
Frekuensi BAB berkurang, sementara makanan yang kita makan sudah jadi sampah

yang siap dibuang, mampet di usus besar. Akhirnya kotoran tsb naik, dan
masuk ke usus buntu. Karena sudah berupa kotoran, membusuk, jadilah infeksi.

Infeksi terjadi, kadar darah putih naik (karena ada infeksi), makanya kalau
ada gejala USBUN, waktu dicek darah, kadar lecocyt pasti naik dengan tajam.

Jadi, kalau mau terhindar dari usus buntu : Banyak lah minum air!!

Kotoran didalam usus buntu akan keluar di 'flushing' oleh air putih.

Sekedar tips (yang saya dapat di toilet VICO, waktu pelayanan PDK disana
bulan lalu) di tempat Urinoir mereka, ada 4 lingkaran yang berwarna putih
(bening), lalu kuning muda, kuning agak tua, dan kuning tua sekali.

Lalu dibawahnya ada penjelasan.
Warna bening : You are in good shape !
Warna kuning muda : You still Ok, but drink more Water.
Warna Kuning agak Tua : You are being dehidrated! Drink water now!
Warna kuning tua sekali : Warning, Your body in danger !!!

Kita bisa tahu kita kurang minum dari warna air seni kita.
Keep drinking guys!! (Water, not alcohol !!)

Sunday, January 30, 2011

SOICHIRO HONDA : "Lihat Kegagalan Saya"

Cobalah amati kendaraan yang melintasi jalan raya. Pasti, mata Anda selalu
terbentur pada Honda, baik berupa mobil maupun motor. Merk kendaran ini
menyesaki padatnya lalu lintas, sehingga layak dijuluki "raja jalanan".

Namun, pernahkah Anda tahu, sang pendiri "kerajaan" Honda - Soichiro Honda -
diliputi kegagalan. Ia juga tidak menyandang gelar insinyur, lebih-lebih
Profesor seperti halnya B.J. Habibie, mantan Presiden RI. Ia bukan siswa
yang memiliki otak cemerlang. Di kelas, duduknya tidak pernah di depan,
selalu menjauh dari pandangan guru. "Nilaiku jelek di sekolah. Tapi saya
tidak bersedih, karena dunia saya disekitar mesin, motor dan
sepeda," tutur tokoh ini, yang meninggal pada usia 84 tahun, setelah dirawat
di RS
Juntendo, Tokyo, akibat mengindap lever.

Saat merintis bisnisnya Soichiro Honda selalu diliputi kegagalan. Ia sempat
jatuh sakit, kehabisan uang, dikeluarkan dari kuliah. Namun ia trus bermimpi
dan bermimpi...

Kecintaannya kepada mesin, mungkin 'warisan' dari ayahnya yang membuka
bengkel reparasi pertanian, di dusun Kamyo, distrik Shizuko, Jepang Tengah,
tempat kelahiran Soichiro Honda. Di bengkel, ayahnya memberi cathut (kakak
tua) untuk mencabut paku. Ia juga sering bermain di tempat penggilingan padi
melihat mesin diesel yang menjadi motor penggeraknya.

Di situ, lelaki kelahiran 17 November 1906, ini dapat berdiam diri
berjam-jam. Di usia 8 tahun, ia mengayuh sepeda sejauh 10 mil, hanya ingin
menyaksikan pesawat terbang.

Ternyata, minatnya pada mesin, tidak sia-sia. Ketika usianya 12 tahun, Honda
berhasil menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. Tapi,
benaknya tidak bermimpi menjadi usahawan otomotif. Ia sadar berasal dari
keluarga miskin. Apalagi fisiknya lemah, tidak tampan, sehingga membuatnya
rendah diri.

Di usia 15 tahun, Honda bekerja Hart Shokai Company. Bosnya, Saka Kibara,
sangat senang melihat cara kerjanya. Honda teliti dan cekatan dalam soal
mesin. Setiap suara yang mencurigakan, setiap oli yang bocor, tidak luput
dari perhatiannya. Enam tahun bekerja disitu, menambah wawasannya tentang
permesinan. Akhirnya, pada usia 21 tahun, bosnya mengusulkan membuka suatu
kantor cabang di Hamamatsu. Tawaran ini tidak ditampiknya.

Di Hamamatsu prestasi kerjanya tetap membaik. Ia selalu menerima reparasi
yang ditolak oleh bengkel lain. Kerjanya pun cepat memperbaiki mobil
pelanggan sehingga berjalan kembali. Karena itu, jam kerjanya larut malam,
dan terkadang sampai subuh. Otak jeniusnya tetap kreatif. Pada zaman itu,
jari-jari mobil terbuat dari kayu, hingga tidak baik meredam goncangan. Ia
punya gagasan untuk menggantikan ruji-ruji itu dengan logam. Hasilnya
luarbiasa. Ruji-ruji logamnya laku keras, dan diekspor ke seluruh dunia. Di
usia 30, Honda menandatangani patennya yang pertama.

Setelah menciptakan ruji, Honda ingin melepaskan diri dari bosnya, membuat
usaha bengkel sendiri. Ia mulai berpikir, spesialis apa yang dipilih?
Otaknya tertuju kepada pembuatan Ring Pinston, yang dihasilkan oleh
bengkelnya sendiri pada tahun 1938. Sayang, karyanya itu ditolak oleh Toyota
karena dianggap tidak memenuhi standar. Ring buatannya tidak lentur, dan
tidak laku dijual. Ia ingat reaksi teman-temannya terhadap kegagalan itu.
Mereka menyesalkan dirinya keluar dari bengkel.

Karena kegagalan itu, Honda jatuh sakit cukup serius. Dua bulan kemudian,
kesehatannya pulih kembali. Ia kembali memimpin bengkelnya. Tapi, soal Ring
Pinston itu, belum juga ada solusinya. Demi mencari jawaban, ia kuliah lagi
untuk menambah pengetahuannya tentang mesin. Siang hari, setelah pulang
kuliah - pagi hari, ia langsung ke bengkel, mempraktekan pengetahuan yang
baru diperoleh. Setelah dua tahun menjadi mahasiswa, ia akhirnya dikeluarkan
karena jarang mengikuti kuliah.

"Saya merasa sekarat, karena ketika lapar tidak diberi makan, melainkan
dijejali penjelasan bertele-tele tentang hukum makanan dan pengaruhnya,"
ujar Honda, yang gandrung balap mobil. Kepada Rektornya, ia jelaskan
maksudnya kuliah bukan mencari ijasah. Melainkan pengetahuan. Penjelasan ini
justru dianggap penghinaan.

Berkat kerja kerasnya, desain Ring Pinston-nya diterima. Pihak Toyota
memberikan kontrak, sehingga Honda berniat mendirikan pabrik. Eh malangnya,
niatan itu kandas. Jepang, karena siap perang, tidak memberikan dana. Ia pun
tidak kehabisan akal mengumpulkan modal dari sekelompok orang untuk
mendirikan pabrik. Lagi-lagi musibah datang. Setelah perang meletus,
pabriknya terbakar dua kali.

Namun, Honda tidak patah semangat. Ia bergegas mengumpulkan karyawannya.
Mereka diperintahkan mengambil sisa kaleng bensol yang dibuang oleh kapal
Amerika Serikat, digunakan sebagai bahan mendirikan pabrik. Tanpa diduga,
gempa bumi meletus menghancurkan pabriknya, sehingga diputuskan menjual
pabrik Ring Pinstonnya ke Toyota. Setelah itu, Honda mencoba beberapa usaha
lain. Sayang semuanya gagal.

Akhirnya, tahun 1947,setelah perang Jepang kekurangan bensin. Di sini
kondisi ekonomi Jepang porak-poranda. Sampai-sampai Honda tidak dapat
menjual mobilnya untuk membeli makanan bagi keluarganya. Dalam keadaan
terdesak, ia memasang motor kecil pada sepeda. Siapa sangka, "sepeda motor"
- cikal bakal lahirnya Mobil Honda - itu diminati oleh para tetangga. Mereka
berbondong-bondong memesan, sehingga Honda kehabisan stok.

Disinilah, Honda kembali mendirikan pabrik motor. Sejak itu, kesuksesan tak
pernah lepas dari tangannya. Motor Honda berikut mobinya, menjadi "raja"
jalanan dunia, termasuk Indonesia.

Soichiro Honda mengatakan, janganlah melihat keberhasilan dalam menggeluti
industri otomotif. Tapi lihatlah kegagalan-kegagalan yang dialaminya. "Orang
melihat kesuksesan saya hanya satu persen. Tapi, mereka tidak melihat 99%
kegagalan saya",
tuturnya. Ia memberikan petuah ketika Anda mengalami kegagalan, yaitu
mulailah bermimpi, mimpikanlah mimpi baru dan berusahalah untuk merubah
mimpi itu menjadi kenyataan.

Kisah Honda ini, adalah contoh bahwa Sukses itu bisa diraih seseorang dengan modal seadanya, tidak pintar di sekolah, ataupun berasal dari keluarga miskin. Jadi buat apa kita putus asa bersusah hati merenungi nasib dan kegagalan. Tetaplah tegar dan teruslah berusaha, lihatlah Honda sang "Raja Jalanan" :-)

Mewujudkan Impian

Pada suatu saat hiduplah seorang anak laki-laki bernama Monty. Ayahnya
adalah seorang pelatih kuda miskin yang kerjanya melatih kuda-kuda di tiap
peternakan, pindah dari satu tempat ke tempat yang lain,dari satu peternakan
dari peternakan yang lain.singkat crita sang anak sering pindah-pindah
sekolah karena mengikuti pekerjaan sang ayah.

Kisah ini dimulai pada saat Monty menginjak masa SMU. Dia mendapat
tugas dari gurunya untuk membuat suatu karangan mengenai apa yang dia
inginkan. Akhirnya pada malam harinya dia berpikir dan mengerjakan karangan
itu, dimana ke 7 halaman karangan itu begitu terperinci mengenai peternakan
kuda, karena sang ayah adalah seorang pelatih kuda sehingga membuat Monty
saat terobsesi sekali mempunya impian berupa peternakan kuda seluas
200hektar dan terdapat rumah seluas 4000m2 ditengah2 peternakan kuda
tersebut,semua track lintasan kuda, arena bertanding, kandang kuda, serta
rumahnya digambar dengan jelas dan dengan detail tanpa terlewatkan satu hal
kecil pun.

Akhirnya karangan itu dikumpul pada hari esoknya,2 hari kemudian
semua karangan dikembalikan oleh sang guru kepada murid. Namun Monty melihat
karangan tersebut dengan kecewa karena karangan tersebuat mendapat nilai F
serta terdapat tulisan oleh gurunya "Mohon Bertemu saya setelah kelas ".
Hanya Monty seorang yang mendapat nilai F pada saat itu.

Ketika bertemu dengan gurunya Monty langsung protes dengan nilai
tersebut. Tapi malah sang guru yang balik menyalahkan Monty. Gurunya berkata
" Semua yang kaubuat itu adalah impian yang tidak masuk akal, semuanya
terlalu besar buat anak seukuran engkau. Engkau hanyalah seorang anak dari
pelatih kuda miskin, mana mungkin bisa mewujudkan itu semua. Itu memerlukan
biaya yang sangat besar sekali, kamu tidak punya latar belakang apapun,
bahkan engkau sekarang tidak menyiapkan sedikitpun untuk membangun ini, mana
mungkin ini semua bisa terjadi. Kamu saya berikan waktu untuk memperbaiki
karangan ini. Apabila kamu membuat sesuatu yang lebih masuk akal, nilaimu
akan saya ubah". Akhirnya Monty pulang dan berpikir, apakah dia harus
merubah semua karangannya. Dia bertanya kepada sang ayah, dan sang ayah
dengan bijak hanya berkata, "Monty, ini semua terserah kepadamu. Karena ini
semua menyangkut masa depanmu, jadi hanya engkau sendirilah yang bisa
menentukan hidupmu".

Satu minggu telah berlalu, dan akhirnya Monty mengumpulkan karangan
tersebut tanpa merubah sedikit pun. Monty kecil hanya menulis, "Guru engkau
boleh menyimpan nilai F tersebut, tapi aku
akan tetap menyimpan impian ini "

Puluhan tahun telah berlalu sejak kejadian itu. Sekarang Monty yang
telah dewasa bercerita kepada grupnya, "Saya bercerita seperti ini kepada
kalian karena guru saya tersebut. Kini lihatlah
sekeliling kalian. Kalian berada di lahan peternakan kuda saya seluas 200
hektar. Saya masih menyimpan karangan dulu tersebut bahkan membingkainya dan
tetap bertulisan huruf F untuk nilainya.

Dua musim panas yang lalu bahkan guru yang memberi nilai F tersebut
datang kepada Monty bersama 30 orang anak kecil lainnya untuk melihat
peternakan kuda Monty. Pada saat pulang, sang guru
berkata kepada Monty, "Monty, sekarang saya bisa katakan kepada anda pada
saat saya menjadi guru anda, saya telah menjadi orang yang mencuri banyak
impian dari anak-anak seperti anda, tetapi anda sungguh luar biasa untuk
terus mempertahankan impian tersebut
……………………………………….."

Catatan :

Saya tidak tahu, apakah anda akan menjadi seperti Monty atau menjadi
seperti seorang guru itu yang terus menerus akan mencuri IMPIAN orang-orang
terdekat anda bahkan orang-orang yang anda cintai ? Rintangan pasti tetap
akan ada bagi orang-orang yang mempunyai impian dan berusaha untuk
mewujudkannya. Cerita Monty ini mungkin sedikit banyak akan memberi masukan
kepada anda mengenai pentingnya IMPIAN dalam kehidupan. Jangan takut untuk
terus mencoba apabila impian anda masih belum terwujud. Berjuang terus untuk
masa depan anda yang lebih baik !

"Jangan takut untuk bermimpi besar, karena apabila anda ingin besar
maka anda harus bermimpi besar, serta jangan lihat diri anda sekarang
seperti apa tapi lihatlah diri anda nanti anda akan
jadi seperti apa "

"The Future Belong To Those Who Believe The Beauty Of The Dreams"
Ricky

Life For Success
Salam Trainer,
HENDRY RISJAWAN
www.hendryrisjawan.com