We are all unique individuals. Kita memiliki anggota tubuh, penampilan, dan pikiran yang berbeda dengan orang lain. So be your self !!!

Saturday, January 2, 2010

Bagaimana Cara Melatih Anak Agar Tidak Boros?

Di bawah ini ada kutipan tulisan Safir Senduk yang pernah dimuat di Tabloid
Nova edisi nomor 938/XVIII.

BAGAIMANA MELATIHNYA?

Pertama-tama, yang diinginkan orangtua tentu saja agar anaknya tidak boros
dalam mengelola uang saku. Tapi, seringkali hal itu nggak bisa langsung
terjadi karena bisa saja untuk minggu-minggu pertama anak Anda mungkin akan
boros. Biasa, bisa jadi dia kaget karena baru pertama kali dikasih uang
untuk dikelola secara harian. Tapi ingat, kadang boros bisa menjadi sarana
yang baik untuk anak belajar. Karena pengalaman yang dialami sendiri oleh si

anak biasanya akan lebih tertanam di hati anak dibanding kata-kata yang Anda

berikan. Betul, bukan?

Sekarang, bagaimana cara melatih anak agar tidak boros?

"Ajarkan membuat prioritas"

Anak perlu diajar untuk membelanjakan uang saku menurut prioritasnya, Apa
sih prioritas dalam penggunaan uang saku? Jelas, untuk membayar transportasi

dan makan selama di sekolah. Buku (di luar buku sekolah) dan mainan bisa
menyusul. Dengan mengajarkan anak apa yang menjadi prioritas, maka bisa
diharapkan sampai dewasa nanti si anak akan terus mendahulukan apa yang
menjadi prioritas untuk dibelanjakan.

"Ajarkan anak bedanya butuh dan ingin"

Coba juga mengajarkan anak agar ia bisa membedakan mana barang-barang yang
benar-benar dia butuhkan untuk dia beli terlebih dahulu, dan mana
barang-barang yang sebetulnya hanya diinginkan, untuk bisa dia beli atau
ditunda kalau memang belum terlalu butuh. Memang, mengajarkan anak tentang
perbedaan antara butuh dan ingin sama sekali tak gampang. Tapi kalau Anda
bisa berhasil, wah, sampai dewasa pasti anak Anda bisa dengan mudah
membedakan mana yang butuh dan mana yang ingin.

"Beritahu bahwa uang saku tidak selalu harus dihabiskan"

Ya, kasih tahu juga sama anak bahwa yang namanya uang saku tidak selalu
harus dihabiskan. Ada saatnya uang saku harus ditabung. Pertama-tama, Anda
bisa mengajarkan si anak untuk memakai celengan. Setelah jumlahnya agak
banyak, uang itu bisa dipindahkan ke tabungan di bank. Yang penting, ajarkan

anak untuk selalu berpikir bahwa uang saku tidak harus selalu dihabiskan.

sumber : http://inibukuanak.wordpress.com

No comments: